WARTA | NASIONAL

ASAKI:Industri Kramik Indonesia Sanggup bersaing Ke Tingkat Dunia

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Wartajakarta.com-Serbuan keramik impor semakin memukul produsen dalam negeri sehingga banyak pelaku industri memilih menghentikan produksi karena tak sanggup lagi menanggung rugi.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Elisa Sinaga Kamis 26/7 di jakarta mengatakan,Diperkirakan tahun ini situasinya bertambah parah. Keramik made in China semakin menbanjiri pasar dengan adanya ASEAN-China Free Trade Agreement (ACFTA) yang menekan bea masuk impor.


Perlindungan juga dukungan kemudahan pemerintah Tiongkok yang membuat industri keramiknya melanglang buana. Meski kapasitas produksinya tidak besar tapi dumping membuat keramik made in China semakin menggerogoti pasar Indonesia,.


"Kami imbau pemerintah untuk memberi perlindungan kepada produsen lokal dengan mengendalikan impor keramik dari Tiongkok," ujarnya.

Apalagi ada yang mengatasnamakan Forum Pengguna Keramik Seluruh Indonesia(FPKSI)mengklaim bahwa Banjirnya produk impor keramik dari Cinapertanda tidak berdayanya produsen keramik lokal untuk memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia semakin besar.

Hal itu dibantah dengan tegas oleh Elisa Sinaga dan beberapa orang yang mewakili Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki).

Menurutnya,Produsen keramik lokal sangat mampu untuk memenuhi kebutuhan keramik di Indonesia bahkan sanggup untuk mengekspor ke luar negeri.

Ditanya soal bahan bakar dari gas Elisa Sinaga mengatakan,"Kami tidak minta harga gas diturunkan, karena itu perhitungannya meliputi hulu hingga hilir. Kami hanya ingin harga disamakan dan kompetitif. Permintaan pasar turun, biaya produksi jadi tinggi. Jangan sampai produsen memilih jadi importir sebab modalnya lebih murah," papar Elisa.


"Saat ini industri keramik dalam negeri lg terpuruk kami berharap diberlakukan tindakan keamanan save quard sementara kalau bisa dalam minggu ini agar industri keramik tetap bisa tumbuh.

"Saya katakan industri keramik dalam negeri sangat mampu dan siap memproduksi proselin "Kita berharap pihak bea cukai tetap dapat melaksanankan tugasnya dengan baik untuk tarif biaya masuk kontrol bea cukai dengan baik tetap dipertahankan Industri keramik juga harus dapat melakukan pembenahan,'tutupnya.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending