WARTA | EKONOMI

Bekraf Ajak Talenta Kreatif Indonesia lkuti SXSW 2019 

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Wartajakarta.com-Bekraf kembali menghadirkan Pavilion Archipelageek serta mengajak para bisnis kreatif di Indonesia untuk mengikuti ajang South by Southwest (SXSW) 2019 di Austin, Texas, Amerika Serikat.

SXSW merupakan festival seni kreatif dan teknologi terbesar di dunia. Pada  2018, Bekraf telah mengajak perusahaan startup lokal, Kata.ai, Mycotech, Saft7robotics, Seruniaudio, Squline, Digital Happiness, Minikino, dan Vestifarm ke ajang tersebut.

Bekraf berharap dapat mengajak lebih banyak lagi perusahaan rintisan asal Indonesia dengan variasi produk yang lebih banyak dan lebih luas. “Bekraf secara konsisten memfasilitasi pelaku industri ekonomi kreatif dalam melakukan pemasaran kepada target pasar. Untuk itu, Bekraf  berupaya memperkenalkan produk dan talenta kreatif Indonesia hingga menjangkau pasar yang lebih luas di gelaran bertaraf internasional semacam SXSW 2019.

"Lebih menarik lagi, tahun 2019 akan ada Hello Dangdut, yaitu program pemasaran lagu dangdut agar mendunia, yang sudah dipikirkan dengan matang oleh Bekraf dan kurator serta seniman di musik dangdut,” ungkap Wakil Kepala Bekraf, Ricky Joseph Pesik.

Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua Pudji Mulia Simanjuntak, berharap lebih banyak perusahaan rintisan yang berpartisipasi demi membuka kesempatan serta pengalaman mengenal pasar Amerika dan dunia yang potensial untuk produk ekonomi kreatif asal Indonesia. “Melihat kehadiran wakil Indonesia di SXSW 2018 lalu, kami melihat antusiasme dan ketertarikan para pengunjung yang berasal dari seluruh penjuru dunia. Seluruh kreatifitas, inovasi, dan karya yang tepat sasaran mendatangkan banyak pujian dan apresiasi hingga akhirnya membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Arekha Bentangan, perwakilan Mycotech berbagi pengalamannya mengikuti SXSW 2018 sebelumnya. “SXSW 2018 memberikan banyak pengalaman yang berharga dan informasi penting yang kami dapatkan berkaitan dengan kebutuhan pasar Amerika Utara yang berbeda dengan pasar Asia dan Eropa. Hal ini menjadikan Mycotech lebih siap untuk melebarkan sayap ke pasar Amerika. Selain itu, kami juga lebih percaya diri dengan umpan balik yang kami dapat saat selama acara berlangung, sehingga Mycotech semakin terpacu untuk meningkatkan kualitas produk, dibuktikan dengan makin berdatangannya banyak project baru baik di Asia maupun Eropa pada tahun 2018 ini,” ulas Arekha dengan semangat.

Reynir Fauzan perwakilan dari Kata.ai juga menyampaikan, “Dengan banyaknya perusahaan rintisan yang berpartisipasi, kami mendapatkan kesempatan untuk saling mengenal produk satu lain, salah satunya produk serupa dengan kami yang berasal dari Brazil. Dalam momen tersebut, kami saling mempelajari cara kerja masing-masing, sehingga kami sama-sama tau mengenai bagian yang dapat kami tingkatkan,” jelas pria yang akrab disapa Rey ini.

Tetap mengusung tema yang sama, “Archipelageek” dari Indonesia ke Austin SXSW 2019 yang terinspirasi dari filosofi Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia di mana dapat menjadi ikon potensi bidang teknologi dan digital secara terus-menerus menginisiasi berbagai produk aplikasi digital dan kreatif revolusioner.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending