WARTA | NASIONAL

Seminar "Keadilan Ekonomi, Sosial, dan Politik Untuk Mewujudkan Indonesia yang Bermartabat"

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Wartajakarta.com-Seminar "Keadilan Ekonomi, Sosial, dan Politik Untuk Mewujudkan Indonesia yang Bermartabat", demikian tema yang diangkat dalam Mahasaha lll Prajaniti & Mahabasha ll ICHI, yang resmi dibuka oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Desa Wisata Taman Mini Indonesia Indah, pada Sabtu 27/10/2018.

Salah seorang undangan yaitu Ketua Parisada Hindu Darma Indonesia Wilayah Kota Jakarta Timur, Sdr. Ketut Wartika, saat kami wawancara mengatakan bahwa dengan diselenggarakan event ini diharapkan umat Hindu di Indonesia dapat berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik dalam bidang ekonomi, sosial, dan politik.

Lebih lanjut dikatakan bahwa dalam bidang politik khususnya menghadapi pilpres mendatang, peran kami adalah mendukung tegaknya ketertiban dan kedamaian dalam masyarakat yang di mulai dari lingkungan masing2 yaitu umat sedharma kami. Masalah toleransi menjadi prioritas utama kami, dengan didasari oleh suatu ajaran "Vasudaivam Khutumbakam" bahwa kita ini bersaudara, ucapnya. Lanjutnya menambahkan bahwa walaupun kita berbeda dalam suku, agama, warna kulit, dsb namun disadari kita berasal dari sumber yang sama. Tidak sepatutnya kita bermusuhan satu sama lain, justru kita harus bersatu padu saling mendukung untuk menciptakan kondisi perekonomian, sosial, dan politik yang lebih baik dan kondusif dengan berpegang teguh pada ajaran2 kebaikan.
Kembali kepada masalah toleransi, hal itu sangat diperlukan di tahun politik ini seperti sikap saling menghargai, menghormati, dan menerima segala perbedaan yang ada. Kita hidup di masyarakat majemuk sudah pasti ada perbedaan2.

Saya sangat terkesan dengan pidato Panglima TNI, ujar Ketut dan harapan kedepan untuk kembali ke fitrahnya masing2 karena kita semua sepakat bahwa tidak ada satupun agama mengajarkan kejelekan. Itu modal dasar kita. Hal mendasar dalam ajaran agama Hindu adalah Trikaya Parisada, yaitu mengendalikan Fikiran (Manacika), Ucapan (Wacika), dan Perbuatan (Kayika). Berbuat yg baik, berkata yg baik, dan berfikir hal2 positif. Contoh kecil misalnya dengan tersenyum maka semua akan menjadi baik. Mari banyaklah kita tersenyum mengakhiri wawancara ini. (Slamet)

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending


Warning: unlink(error_log): No such file or directory in /home/beritanu/wartajakarta.com/media1.php on line 735