WARTA | EKONOMI

Gandeng Nantong, November Prioritas Land Mulai Bangun Pondasi K2 Park

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Wartajakarta.com - PT Prioritas Land Indonesia (PLI) pada November ini akan melakukan pengerjaan pondasi Apartemen K2 Park, setelah penandatanganan kerjasama dengan investor asal China, Nantong Double Great Group.

Pembangunan pondasi ini diperuntukan bagi pembangunan tiga tower apartemen K2 Park dengan jumlah unit sekitar 2700, yang diagendakan selesai dibangun pada 2022 dengan dana investasi sebesar Rp 800 miliar.

Marcellus Chandra, Presiden Direktur PT Prioritas Land Indonesia mengatakan, kerjasama dengan Nantong Double Great Group merupakan kerjasama dalam bentuk pembangian saham.

"Kerjasama ini berupa pembagian saham. Nantong, mengakuisisi sebesar 51% saham, sementara 49% masih dipegang oleh Prioritas Land," kata Marcell, dalam acara peresmian pembangunan pondasi K2 Park di Serpong, Senin (29/10/2018).

Marcell menuturkan, Nantong Double Great Group merupakan perusahaan tekstil sekaligus pengembang yang berpengalaman di negeri asalnya wilayah Nantong, Provinsi Jiangsu, China. Kerjasama dengan Prioritas Land Indonesia ini merupakan langkah pertama Nantong dalam berekspansi ke Indonesia.

"Kami merasa sangat beruntung bisa bekerjasama dengan Nantong. Nantong baru pertama kali masuk ke Indonesia dan langsung menggandeng kami. Kerjasama dan mulainya proses pembangunan ini juga akan berbarengan dengan kegiatan marketing, yang juga akan kami lakukan pada November ini," tutur Marcell.

Senada dengan Marcell, Guo Yonghe, CEO (Chief Executive Officer) Nantong Double Great Group, mengaku, pihaknya sangat bersyukur bisa bekerjasama Prioritas Land Indonesia. Pasalnya, Prioritas Land Indonesia sudah sangat mengusai pasar properti di Indonesia dan juga sudah sangat berpengalaman.

"Ini adalah kerjasama pertama kami dengan developer Indonesia. Kami memilih Prioritas Land Indonesia sebagai mitra kami, karena kami yakin dan percaya kami bisa menjalin kerjasama yang saling menguntungkan. Terlebih lagi, Prioritas Land sudah sangat berpengalaman dan sudah menguasai pasar properti di Indonesia," kata Guo Yonghe.

Menurut Guo Yonghe, pasar properti Indonesia masih sangat menjanjikan mengingat kebutuhan hunian di Indonesia masih tinggi. Apalagi, keberadaan hunian high rise sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban dan generasi milenial. "Kami optimis, ke depan, proyek hunian high rise masih menarik bagi para investor," kata dia.

Dalam rencana, K2 Park yang terletak di daerah Gading Serpong dan dikembangkan di atas lahan seluas 3 hektare tersebut akan menjadi kawasan terpadu (mixed use) yang akan menghadirkan 6 tower yang masing-masing memiliki 32 lantai.

Empat tower akan menyajikan 2.500 unit apartemen. Sebuah tower perkantoran yang sebagian dijual dan sebagian disewakan, yakni Education Tower akan diisi oleh sejumlah institusi pendidikan, di antaranya adalah sekolah sekretaris dan sekolah musik. Sedangkan, sebuah sebuah tower akan menjadi hotel.

Di samping itu, superblok ini juga akan menghadirkan food hall, area komersial, restoran, cafe, dan sejumlah fasilitas penunjang lainnya.

K2 Park, juga dikelilingi oleh sejumlah tempat perbelanjaan, diantaranya adalah Lippo Supermall Karawaci, Summarecon Mall Serpong, Mall of Alam Sutera, BSD Square, Teras Kota, BSD Plaza, dan Living World. Terdapat sejumlah rumah sakit, seperti Siloam Hospital Karawaci, Rumah Sakit St. Carolous, Rumah Sakit Awal Bros, Eka Hospital BSD, dan Rumah Sakit Mayapada.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending