WARTA | GAYA HIDUP

Era Digital Dorong Dunia Kuliner Berinovasi

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Wartajakarta.com-Era digital turut mendirong dunia kuliner menjadi trend dsn gaya hidupyang berinovasi tampahenti.Tak hanya itu keberadaan start up food tech memberikan kemudahan dalam pemilihan kuliner yang populer maupun sebagai sosial proof sebelum pelanggan mencobanya .

Dalam acara peluncuran 3 buku Ibu Tuti Soenardi yang berlangsung pada Sabtu,(03/11/2018), di Pendopo Kemang, Jakarta Selatan, kuliner dan perkembangan Startup Food Tech turut dibahas dalam diskusi bertajuk Perkembangan Kuliner di Era Digitalisasi.

Hadir sebagai pembicara pakar kuliner William Wongso, VP of Business Development QRAVED Inge Supatra, dan Marketing Manager Zomato Indonesia Deri Slyrova.


William Wongso mengawali diskusinya mengatakan,:"Kini jamannya sudah berubah. Ketika orang ingin makan sesuatu, dia langsung menggunakan aplikasi untuk memesan makanan. Tapi saya sering menghindari memesan makanan yang panas. Karena jika memesan lewat aplikasi, memmakan waktu di o
perjalanan bisa satu jam sampai rumah makanan tersebut sudah dingin.


Keberadaan Startup Food Tech bagi pebisnis Kuliner merupakan peluang yang terbuka lebar. Meski demikian, tetap dibutuhkan komitmen dan konsep yang sederhana namun kuat untuk bisa dijual ke pelanggan. Sebagai bisnis service delivery, sejumlah Food Tech Startup memberikan jasa untuk melakukan booking pada beberapa restaurant yang dituju.


Dengan adanya startup food seperti itu, ini menjadikan maraknya dunia bisnis kuliner. Tidak hanya bagi pebisnis kuliner besar yang memiliki tempat restoran, tetap usaha - usaha makanan yang berada di rumahan juga bisa memegang pasar.

"Adanya banyak aplikasi menurut saya sangat membantu pengembangan usaha menengah dan pengusaha lemah. Bukan hanya restoran yang besar punya tempat, tapi restoran rumahan bisa juga terbuka pasarnya lewat aplikasi," tambahnya.

Ilmu ilmu dari Bu Tuti untuk segera diturunkan kepada semua sekolah sekolah sampai ke level SMK try to sampai ke Universitas juga menjadi inspirasi buat kita untuk terus meneruskan usaha beliau apalagi dengan ibu Tuti merintis usaha catering untuk orang sakit diet di mana kita pengen untuk orang-orang yang sedang recovery dari sakitnya daripada dia nginep di rumah sakit mahal lalu kita kasih opportunity.kata putra ke empat Tuti Soenardi.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending