WARTA | OTOMOTIF

Ingin Tau Peredam Mobil Bagus, Kenali Jenisnya

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Peredam Mobil Bagus, Kenali Jenisnya.

Modifikasi mobil telah menjadi suatu hobi bagi banyak orang. Banyak cara yang dilakukan untuk memodifikasi dan mempercantik mobil anda. Selain menambahkan Headunit dan Audio mobil, cara lain untuk meningkatkan kenyamanan anda adalah dengan menambah Peredam Mobil bagus pada kendaraan yang dapat menambah kenyamanan anda saat melakukan perjalanan di dalam mobil.

Peredam Mobil bagus biasanya dipasang oleh pemilik mobil untuk mendapatkan suara lebih senyap dari luar. Bagi orang awam, mungkin peredam hanya berfungsi untuk membuat kabin mobil lebih senyap atau hening dari suara luar, sebenarnya peredam ini mempunyai banyak sekali fungsi yang mungkin belum terlalui diketahui.

Untuk setiap bagian mobil sebaiknya menggunakan tipe peredam yang sesuai. Ada jenis peredam yang dibuat khusus untuk dipasang di door trim pintu mobil, rubber seal pintu mobil, untuk di alas mobil, kolong mobil maupun dashboard mobil. Ada pula peredam yang biasanya dipasang di bagian atap serta kap mesin kendaraan untuk meredam hawa panas, getaran dan suara yang dihasilkan mesin mobil agar tidak masuk ke kabin.


Banyak sekali jenis untuk bahan Peredam mobil murah. Saat ini peredam yang baik di pasaran banyak yang menawarkan bahan aspal. Tetapi peredam yang baik sekarang menggunakan bahan utama Rubber Butyl atau Karet Butil. Bahan peredam mobil Rubber Butyl ini cocok dipasang di bagian pintu mobil. Sebagai contoh, peredam brand Noisekill yang sekarang sedang ramai digunakan di pasaran adalah salah satu pelopor menggunakan bahan Rubber Butyl ini", tambah Mas Yanto.


Brand Noisekill yang menggunaan bahan utama Rubber Butyl ini dapat menjaga ketahanan panas agar tidak merambat dan bahan Rubber Butyl tidak meleleh saat digunakan. Selain itu, Peredam Mobil yang menggunakan bahan Rubber Butyl lebih aman dan baik untuk kesehatan, dibandingkan dengan bahan utama aspal yang meleleh dalam suhu panas dan dapat mengeluarkan gas beracun Hidrogen Sulfida (H2S) yang berpotensi terhirup dan berbahaya bagi penumpang di dalam mobil,” tutur Pak Frans selaku Manager dari Nexindo Audio Nugraha sekaligus Product Manager Noisekill.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending


Warning: unlink(error_log): No such file or directory in /home/beritanu/wartajakarta.com/media1.php on line 735