WARTA | NASIONAL

Tim Aksi Baik untuk Kembalikan Semangat Kerelawanan Indonesia

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Wartajakarta.com- Melalui Pancasila, Soekarno membangun sebuah negara gotong royong yang dinamakan Indonesia. Sayang, perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang katanya mendekatkan yang jauh, nyatanya juga semakin menjauhkan setiap individu dan menurunkan semangat gotong royong.

Permasalahan ini lantas membuat Indorelawan, Campaign, dan Indonesian Future Leaders (IFL) berinisiatif menyelenggarakan Festival Relawan, dengan harapan dapat mengembalikan semangat gotong royong masyarakat Indonesia, terutama anak muda. Bersama dengan beberapa komunitas, ketiga inisiator ini membentuk Tim Aksi Baik, sebuah kelompok relawan untuk mempersiapkan rangkaian acara Festival Relawan, sekaligus siap menjadi contoh bagi anak muda untuk menjadi relawan.

"Miris kalau melihat anak muda tidak peduli terhadap sekelilingnya. Saya rasa mereka akan bisa lebih peduli dengan sekitarnya setelah menjadi relawan. Selain itu, menjadi relawan sekarang enggak seharusnya menjadi hal yang memalukan, tapi justru jadi lifestyle anak muda masa kini," ucap Maritta Rastuti selaku penanggung jawab Tim Aksi Baik.

Festival Relawan sendiri pertama kali diselenggarakan pada tahun 2016 sebagai bentuk apresiasi bagi para relawan di Indonesia, yang juga bertepatan dengan Hari Relawan Internasional (5 Desember) dan Hari Relawan Palang Merah Indonesia (26 Desember).

Rangkaian Festival Relawan terdiri dari sejumlah kegiatan yang dilaksanakan sepanjang Oktober hingga Desember 2018, seperti roadshow ke sejumlah kampus, kelas membuat poster, Pawai Aksi Baik, live talkshow, konferensi pers, kegiatan puncak Festival Relawan, serta sejumlah kegiatan komunitas pada Bulan Relawan Nasional.

Lewat kesempatan ini juga, Tim Aksi Baik mengajak anak muda untuk lebih aktif menjadi relawan karena banyaknya keuntungan yang bisa didapat.

“Jadi anak muda yang produktif itu enggak cuma excel di bidang akademik, tapi juga di nonakademik. Menjadi relawan juga akan memberikan banyak hal positif untuk kita sebagai pemuda, karena selain menambah pengalaman, menjadi relawan juga akan menambah koneksi, teman, dan kenalan yang pastinya berguna untuk masa depan,” tutur Gregy Gustavo, Programme Manager IFL.

Lebih lanjutnya, menjadi relawan sendiri juga nyatanya bisa memberikan lebih banyak peluang di dunia profesional.

"HRD sekarang juga melihat CV enggak hanya dari nilai akademik, tapi juga kegiatan sosial dan kerelawanan yang pernah dilakukan. Jadi sayang banget kalau anak muda sekarang enggak mau aktif jadi relawan,” tutur Ahmad Aziz, Community Engagement Officer Campaign.
Karenanya, Tim Aksi Baik mengajak anak muda untuk mulai aktif dalam dunia kerelawanan dari sekarang. Hal ini bisa dimulai lewat kegiatan-kegiatan sederhana, misalnya membaca atau menceritakan pengalaman menjadi relawan, serta mengajak orang lain melalui postingan di media sosial dengan tagar #JadiRelawan. Dengan demikian, akan lebih banyak orang yang terinspirasi.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending


Warning: unlink(error_log): No such file or directory in /home/beritanu/wartajakarta.com/media1.php on line 735