WARTA | NASIONAL

Refleksi akhir tahun KSPI

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Wartajakarta.com-Kspi mengadakan apreasiasi akhir tahun. KSPI juga menyeuarakan tkw untuk mulai bulan april kspi mengadakan rakernas. Alasannya prabowo menandatangani keinginan rakyat dibulan april juga munculnya peraturan presiden bulan mei menyuarakan suara guru untuk dideklarasikan, bulan juni kita menggugatkan ke ka mk mahkamah konsitusi tidak meneguhkan kebaktian kerja komunitas gojek online.

Dibulan agustus mengusung tritura kenaikan harga dan tidak mau memilih presiden, bulan oktober menyorot menyeret juga presiden kspi juga tidak menyebar hoak. Menaikan upah tidak propektif itu yg diadakan kspi di tahun 2018. Parmasi kesehatan dari masalah bpjs kesehatan pihal pemerintah memakai dari pasien masyarakat banyak rumah sakit yg ruangannya terganggu tapi banyak gaji di bawah wmp yang ke 2 banyak sektor dan obat2 yg sudah menurun. Menyangkut diri saya idris sy terlambat menjalani kerja dan saya dipecat dan proses sy merasa terganggu dan kita lagi menjadi pengawas dan menerima imbasnya.
Dari kspi isu perburuan kita menyampaikan sedikit oknum isi yg pertama adalah lapangan pekerjaan, data2 yg dikumpulkan lapangan pekerjaan adalah isu yg pertama. Pemerintah pertama mentargetkan 10 jt. Alasan pertama penyerapan tenaga kerja yg pemerintah mengklaim. Bpjs dalam 1 minggu ada orang bekerja dalam 1 minggu.

Temuan kami dilapangan membohongi rakyat bekerja dalam 1 minggu 1 jam itu termasuk jalan definisi orang tersebut. Dari gojek online pendapatnyanya rata-rata 2 juta. Oleh karena itu faktanya pemetintah gagal dan menganupulasi. Pemerintah tenaga kerja tidak membenarkan pemenuhan phk besar-besaran itu tidak diekspos. Di tahun 2015 menjadi phk pertama. Garment, testil ditanggerang tutup perusahaannya di phk hampir 5000 orang.tidak di ekspos. Ungkap sahit ikbal di rektur KSPI ( ariyanti)

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending