WARTA | NASIONAL

SAPUHI,Biometric Merugikan Calon Jemaah

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Wartajakarta. com-Sehubungan telah benjalannya Program Rekam Biometric oleh VFS Tasheel sebagai salah satu persyaratan Visa Umroh dan ternyata masih ada masalah keluhan dari para jemaah terkait dengan sulitnya akses dan pastinya membutuhkan waktu dan biaya tambahan, SAPUHI (Sarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia) menyampaikan Penolakan atas pemberlakuan Rekam Biometric oleh VFS Tasheel sebagai salah satu persyaratan penerbitan Visa Umroh yang diterapkan oleh Kedutaan Besar Arab Saudi (KBSA).

Sapuhi memandang bahwa Lokasi Kantor VFS Tasheel dipandang tidak strategis sehingga masyarakat terutama yang ada di luar provinsi sulit menjangkau lokasi VF S Tasheel.

Sampai saat ini, Kantor VFS Tasheel baru tersedia di Beberapa daerah di Indonesia dan belum tersebar secara merata di 34 Provinsi dan Kabupaten di Seluruh Indonesia.

Struktur wilayah Indonesia yang sangat luas dan terdiri dari Pulau-pulau menyebabkan kendala tersendiri dalam penerapan Prom Perekaman Biometric ini.

SAPUHI mengusulkan sebaiknya Jika VFS Tasheel tetap akan beroperasi di Indonesia maka cukup 1(satu) Operational Office yaitu di Bandara International. Dengan kata lain Hasil Rekam Biometric ini bukan menjadi salah satu persyaratan penerbitan visa umrah dan rekam biometric diambil setelah terbitya visa umroh.


Kami dalam waktu dekat ini mengusulkan sebaiknya pihak-pihak terkait terutama dalam hal ini bahwa kedutaan Arab Saudi itu sebagai pemegang kekuasaan masalah putusan dari adanya pemerintah Arab Saudi memindahkan ke tempat keberangkatan internasional jemaah haji apakah itu Cengkareng,

Surabaya ,Makassar, Banjarmasin, Medan ,Palembang Padang ,Pekanbaru di mana setiap ada airports internasional di sana bekerjasama dengan pihak- pihak imigrasi terkait sehingga data biometrik yang ingin diambil oleh pemerintah Arab Saudi bisa dilakukan di airport -airport keberangkatan dan kita merasakan hal itu bisa menghemat waktu yang luar biasa dan tidak mengganggu dan membuang waktu dari calon jemaah umrah yang akan berangkat ,masalah biaya itu bisa diselesaikan oleh para penyelenggara.


Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending