WARTA | GAYA HIDUP

Khas Jawa, Di Pekan Lurik Indonesia

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Wartajakarta.com-Tenun merupakan maha karya wastra tertua sebelum batik dikenal,dan lurik adalah kreasi tenun dengan motif khas garis-garis yang berkembang dari tanah Jawa khususnya Jawa Tengah ( Jogja dan Solo). Tenun lurik pada fungsinya berkembang dari masa ke masa,dari mulai dikenakan secara klasik hingga kini digunakan sebagai bahan fashion modern dan dlcintai hingga ke generasi milenial.

Sesuai dengan cita-cita Ir. Soekarno,Sarinah didirikan sebagai wadah UMKM sebagai pelaku industri kreatif produk hasil seni dan budaya Indonesia,pusat kerajinan,pusat batik dan tenun sebagai wastra dari seluruh pelosok Nusantara serta berkomitmen mengangkat dan melestarikan budaya bangsa.

Sarinah The Window of Indonesia bersama Himpunan Wastraprema sebuah Himpunan yang tertua,menyelenggarakan PEKAN LURIK INDONESIA dari tanggal 19 sampai dengan 31 Maret 2019 lantai UG Sarinah Thamrin.Kegiatan selama 2 (dua) pekan bertujuan: mengangkat Tenun Lurik sebagai salah satu Wastra Indonesia yang patut dilestarikan dan dikembangkan.

Kerjasama Sarinah dengan Himpunan Wastraprema adalah sangat tepat,Karena Himpunan Wastraprema sebagai inisiator pendirian Museum Tekstil Jakarta pada tahun 1976 yang kala itu Bpk Ali Sadikin sebagai Gubemur Jakarta menghimbau dan berhasil mengumpulkan 500 kain-kain tradisional koleksi para anggota Himpunan Wastraprema menjadi koleksi awal dari Museum Tekstil Jakarta,mempunyai visi misinya yaitu memberikan pengetahuan dan edukasi atas kekayaan seni kreasi wastra dengan segala makna dan filosofi yang tertuang didalamnya. Kali ini mendapatkan wadah Iokasi di SARINAH THAMRlN untuk bersama-sama berkolaborasi menjadikan satu kesatuan antara Edukasi,Pelestarian,Pengembangan dan wadah Ekonomi Yang saling berkaitan.

Pekan Lurik INDONESIA di buka setiap hari dari pukul 10.00-22.00 dari tanggal 19 sampai dengan 31 Maret 2019 di lantai UG Sarinah mengajak pengrajin,pelaku, pemerhati dan pecinta seni dengan menampilkan ; Pameran LURIK INDONESIA dengan kain lurik yang sudah berumur puluhan tahun koleksi dari Rumah Wastra Jo Seda dan Museum Tekstil Jakarta,Pasar Lurik yang diikuti oleh UMKM pengrajin LURIK dari Jawa salah satunya yang tertua adalah Lurik KURNIA dari Jogjakarta,dan perkembangan tenun sejenis lurik misalnya dari NTT dan Badui dengan Tenun Garisnya,Fashion Show para designers yang menggunakan baham tenun lurik ,Warkshop dari Komunitas KREATIVITA BINA HASTA ,Peraga Busana dari lbu-Ibu KCBI ( Komunitas Cinta Berkain Indonesia ) dan Pagelaran Seni oleh lbU-Ibu Mitra Seni Indonesia serta Bincang-bincang : “ LURIK garis yang menarik “ dengan nara sumber ahIi Wastra Indonesia yaitu lbu Neneng Iskandar.

Dalam Pekan Lurik INDONESIA ini kami juga mengundang Komunitas Museum, the Indonesian Heritage Society,Women International Club (WIC) dan khususnya khalayak Umum secara luas.Tidak ketinggalan kami juga mengadakan bazaar lurik dari seluruh Indonesia selama acara pekan lurik berlangsung.Laksmi Dcuwita ketua penyelengara dan nara sumber Sari Ramdani.(slamet)

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending