WARTA | EKONOMI

Pelajari Triknya, Tahun Politik Saatnya Dulang Untung Dari Forex

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

JAKARTA - Jelang pemilu adalah saat yang paling memengaruhi pasar saham dan mata uang. Volatilitas yang tinggi menjadi salah satu alasan bagi para investor untuk berhati-hati dalam berinvestasi terutama di pasar mata uang (Foreign Exchange/Forex). Padahal, meski kurang stabil, investasi forex justru bisa memberikan margin yang cukup menggiurkan asal paham bagaimana memainkannya secara benar.

"Pasar Forex sebenarnya bisa jadi tempat untuk mendulang untung, karena bermain di Forex tidak hanya di satu mata uang, tetapi di banyak mata uang, asal tau triknya. Selama perdagangan antar negara masih terjadi, maka perdangan forex masih akan terus terjadi," ujar Hans Herwin, Founder SDFX - sekolahdasarforex.com, di Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Menurut Hans, agar dapat memperoleh margin yang besar, investor harus memahami setiap peristiwa yang terjadi. Hal ini sangat membantu dalam memprediksi pergerakan mata uang dan tentu saja akan menentukan dalam membuat keputusan jual atau beli.

Hans berpandangan, selaras dengan perkembangan teknologi komunikasi, potensi bisnis forex di Indonesia kedepannya akan sangat bagus, karena bisnis ini menggunakan teknologi dan perdagangannya dilakukan secara online.

"Perdagangan online pada saat sekarang ini sedang berkembang karena dapat dilakukan dengan mudah. Cukup pakai smartphone atau laptop maka kita sudah bisa bertransaksi. Mudahnya penyebaran informasi karena akses internet juga membuat orang mudah mencari informasi tentang bisnis ini. Jadi kedepannya bisnis forex ini pasti akan berkembang pesat," tandas Hans.

Sementara Syahrir, Master Coach dari SDFX - sekolahdasarforex.com mengungkapkan, berbisnis forex itu ibarat bermain games online dan sangat menyenangkan, namun bermain forex bisa menghasilkan bahkan bisa menjadi bisnis yang sangat menguntungkan asalkan pelaku bisnisnya menggunakan strategi yang baik dan benar.

"Enaknya lagi, bisnis forex bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun. Bahkan pada waktu senggang atau disela-sela mengerjakan pekerjaan kantor, mereka juga bisa bertransaksi. Kapanpun mereka sempat mereka bisa memasuki pasar forex," ucap Syahrir

Untuk bisa sukses dibisnis forex, Syahrir menyarankan, pelaku bisnis forex harus belajar terlebih dahulu tentang bisnis ini secara benar. Belajar dari para praktisi yang sudah sukses sebelumnya, atau belajar dari lembaga-lembaga edukasi yang terpercaya. Harus belajar ilmunya dari dasar sekali sehingga ilmu didapatkan bisa menyeluruh, sehingga bisa sukses dalam bisnis forex ini.

"Belajar dengan baik melalui Lembaga edukasi seperti SDFX - sekolahdasarforex.com bisa menunjang anda, sebelum anda masuk ke bisnis forex yang sebenarnya," kata Syahrir.

Sindu Arya, Master Coach SDFX - sekolahdasarforex.com menyampaikan, bisnis forex adalah bisnis yang belum banyak orang lirik, padahal ini adalah salah satu instrumen keuangan yang cukup menghasilkan, seperti halnya saham. Orang mengira untuk terjun ke bisnis ini membutuhkan modal yang besar, sehingga orang enggan untuk mencoba.

Sebagai contoh, sambung dia, dengan kurs dollar Rp.14.000,- misalnya. Untuk membeli $1000 dibutuhkan uang Rp. 14.000.000,- dan kalo kurs dollar naik menjadi Rp.15.000,- maka kalo dollarnya dijual maka uang kita menjadi Rp.15.000.000,- artinya kita hanya untung Rp. 1.000.000,-. Dari kurs 14.000 ke 15.000 tentu membutuhkan waktu yang lama, itupun kalo langsung naik, kalo ternyata harga dollar turun maka kita harus menunggu lebih lama lagi.

"Nah, sekarang kita bertransaksi forex bisa dengan modal yang lebih kecil, karena adanya fasilitas "leverage" yang disediakan oleh semua broker forex. Dengan leverage 1:100 misalnya, maka kita cukup memberikan margin/jaminan 1/100 dari 14jt untuk membeli $1000. Artinya dengan uang Rp.140.000,- kita sudah bisa bertransaksi. Kalo harga dollar naik jadi Rp. 15.000, maka keuntungan kita tetap 1 juta rupiah. Bayangkan dengan uang 140 ribu kita bisa menghasilkan uang 1 juta rupiah," tandas Sindu.

Selain itu, pebisnis forex bisa melakukan transaksi 2 arah, dimana ketika ketika harga dollar berpotensi naik maka bisa membeli dollar untuk kemudian dijual jika harga benar-benar naik. Atau, ketika melihat harga dollar berpotensi turun maka bisa menjual dollar dulu baru kemudian membeli ketika harga benar-benar turun.

"Artinya kita bisa mempercepat kesempatan kita untuk mendapatkan keuntungan karena kita bisa bertransaksi di berbagai kondisi harga. Tentu bisnis yang paling baik itu adalah yang perputaran uangnya cepat dan kesempatan mendapat keuntungannya juga besar," kata Sindu.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending