Warning: session_start(): open(/tmp/sess_8vp0i2egn8dk47nsfri0o6en61, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in /home/beritanu/wartajakarta.com/media1.php on line 3
STARTUP SUMMIT 2019 di buka menteri Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi Serta 5000 Pengiat StarUp | Wartajakarta.com WartaJakarta.com

WARTA | Info Bisnis

STARTUP SUMMIT 2019 di buka menteri Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi Serta 5000 Pengiat StarUp

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Wartajakarta.com-Berbagai perusahaan startup yang didirikan anak muda Indonesia dinilai mulai mampu menghasilkan karya yang tidak hanya bernilai inovatif dan berteknologi tinggi, namun juga sudah mencapai nilai komersial yang baik. Lebih dari enam puluh karya yang diproduksi oleh generasi milenial terbaik Indonesia digelar dalam Indonesia Startup Summit – Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) di Jakarta International Expo.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir menilai proyeksi positif atas masa depan Indonesia yang banyak diberikan oleh lembaga luar negeri ke negara kita bukanlah sekedar isapan jempol. Bonus demografi yang diprediksi Badan Pusat Statitik (BPS) mencapai puncaknya pada sekitar tahun 2030 akan makin mendorong peluang lahirnya startup terbaik dalam beberapa tahun ke depan.

“Kami akan terus konsisten menjaga kualitas inovasi, teknologi dan komersialitas dari karya startup terbaik anak bangsa dalam program PPBT. Insya Allah bonus demografi yang terjadi akan mendorong makin banyak karya luar biasa dalam beberapa tahun ini. Kita akan alami dalam waktu dekat ini,” papar Nasir.

Seperti diketahui sebelumnya, BPS beberapa kali menyampaikan bahwa Indonesia tengah bersiap memasuki era dimana usia produktif akan sangat mendominasi demografi Indonesia. Di tahun lalu tercatat bahwa 24 persen dari masyarakat Indonesia berasal dari usia 20 hingga 35 tahun. Dalam beberapa tahun ke depan diperkirakan usia produktif akan mengambil 70 persen dari total populasi Indonesia.

Bonus demografi yang besar dan biasanya dialami sekali oleh sebuah bangsa sendiri bukanlah tanpa ancaman. Ketergantungan atas produktifitas kalangan muda dan persaingan yang sangat tinggi akan membuat peluang pengangguran meningkat. “Kami menilai PPBT menjadi solusi jangka panjang menyongsong bonus demografi Indonesia. Tumbuh dan berkembangnya industri inovatif atau PPBT di Indonesia akan meningkatkan lapangan pekerjaan, memperkuat ekonomi lokal, pajak, devisa dari ekspor dan penggunaan produk lokal,” yakin Nasir.

Menristekdikti juga menjelaskan bahwa gejala peningkatan tersebut sudah dirasakan Kementeriannya dalam kurun waktu 2015 hingga 2019 ini. Jumlah proposal inovasi dan teknologi yang masuk dalam delapan kelompok bidang fokus kian meningkat. Hal ini langsung diakomodasi oleh Kemenristekdikti bukan hanya dengan meningkatkan suntikan dana permodalan, namun juga dengan infrastruktur penting lain. Peningkatan skill teknologi, pembekalan daya saing komersial, perlindungan karya intelektual dan kerjasama dengan lembaga riset perguruan tinggi makin ditingkatkan intensitasnya.

Banyak pihak menilai, lingkup pengembangan startup yang dijalankan PPBT Kemenristekdikti agak “berbeda” dengan kecenderungan lembaga lain yang dikembangkan saat ini. Di saat banyak lembaga pemerintah maupun swasta mengembangkan teknologi informasi komunikasi sekarang ini,Kemenristekdikti justru berani untuk “tidak populer”.

PPBT tidak membatasi pengembangan startup di Indonesia. Tak kurang ada 7 bidang fokus di luar IT yang program ini terus kembangkan. Bidang tersebut antara lain Pangan, Kesehatan dan Obat-Obatan, Pertahanan Keamanan, Energi, Transportasi, Material Maju, dan Bahan Baku, di selain bidang Teknologi Informasi Komunikasi tersebut. Pola pemilihan calon startup atau kadang disebut dalam istilah “tenant” yang berhasil dan diasistensi juga tidak sekedar mengikuti tren yang sedang populer semata.

PPBT berusaha menjaga keseimbangan antara permintaan kalangan industri atas temuan baru dari mereka, dengan kebutuhan pengembangan berbagai alat-alat kehidupan masyarakat sehari-hari di masing-masing daerah asal tenant bersangkutan.

Lima karya paling inspiratif tersebut antara lain:
The Most Inspiring Startup
Nama Produk: COMPAC MOTORCYCLE
Nama Inventor: Suwanto The Most Breakthrough Startup
Nama Produk: Kapal Pelat Datar
Nama Startup: JURAGAN KAPAL
The Most Social Impact Startup
Nama Startup: ARUNA INDONESIA
The Most Growing Startup
Produk: GESITS (Institut Teknologi Sepuluh November)
Mitra Industri: Wijaya Karya Konstruksi
The Most Competitive Innovation
Nama Produk: KATALIS MERAH PUTIH
Nama Inventor: Prof. Dr. Subagjo
(Informasi pendukung lainnya terlampir)

Maka suatu bangsa dapat mengoptimalkan pemanfaatan sumberdaya yang dimiliki secara efektif dan efisien, memberikan nilai tambah pada produk teknologi, serta pada akhirnya memberikan kontribusi yang sangat signifikan terhadap perekonomian. “Penguasaan iptek dan inovasi memberikan kekuatan untuk bersaing di kancah perdagangan yang kompetitif. Ini sejalan dengan paradigma baru di era globalisasi yaitu inovasi and technology based economy. Inovasi dan teknologi akan menjadi faktor terpenting dalam peningkatan kualitas hidup suatu bangsa di masa depan,” tutup Nasir.Nara Sumber:Ir. Retno Sumekar, M. Si
(Slamet)

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending


Warning: unlink(error_log): No such file or directory in /home/beritanu/wartajakarta.com/media1.php on line 735

Warning: Unknown: open(/tmp/sess_8vp0i2egn8dk47nsfri0o6en61, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/tmp) in Unknown on line 0