WARTA | NASIONAL

Rebut Kembali Kedaulatan Rakyat

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Wartajakarta.com-Habib Umar Al-Hamid selaku tuan rumah dalam sambutannya mengatakan situasi dan kondisi bangsa kita kian hari carut marut.Yang diinginkan masyarakat adil dan jujur jauh dari harapan masyarakat.Kita lihat kondisi yang ada dengan permainan terstruktur sistematis dan massive(TSM). Memulai orang tidak mepercayai pemilu.Kita yang ada mewakili tokoh- tokoh yang ada di Indonesia.

Saya atas nama anak bangsa akan memulai mengedepankan apa yg ada dimasyarakat.Kita bacakan petisi nasional.Semoga menjadi fakta nyata ketidak percayaan.Habib Muchsin Al Atas menyampaikan Sekarang kita benar benar berada di tahun politik 2019 dan kancah politik yang luar biasa.Akan tetapi 2019 merupakan sebuah penentu kehidupan nasib rakyat Indonesia.Apakah bangsa yang berdaulat atau tertindas,ungkapnya.

Rakyat dihadapkan pada sebuah kekuasaan yang sudah  tidak punya lagi nasionalisme.Menjalankan kekuasaannya sudah tidak peduli lagi dengan Pancasila dan UUD 45.Rakyat ujung-ujungnya dituduh radikalisme.Kedaultan rakya diinjak-injak Pilpres Pileg penuh dengan kecurangan dan masyarakat tercederai. Bangsa yg tertindas dan terjajah. Kita arus rebut kedaulatan rakyat indonesia Rakyat mengambil alih kekuasaannya.


Syarwan hamid menyampaikan,Umur saya 75 tahun tidak  punya ambisi jabatan saya ingin bangsa ini selamat Saya melihat 1965 komunisne ingin menguasai indonesia. Saya punya kewajiban moral mengingatkan masyarakat Indonesia. Contoh Nepal, Tibet dan lainnya.Republik Indonesia tendensinya lebih berbahaya. Dulu Pak Jokowi mau minta maaf pada PKI untung tidak jadi .Undang-undang masukin Tenaga Asing dipermudah.Launcing Undang Undang Dwikwarganegaraan. Kalau ini terjadi pres cina gub china. Bagaimana seluruh hutang piutang kepada Cina.ungkap akhirnya.

Acara ini dihadiri Syarwan Hamid,Permadi,Habib Umar Al-Hamid,Eggi Sudjana,Habib Mukhsin Ahmad Allattas,Sunarko,Daud Poliradja,Amir Hamzah,KH.Qomaruddin,KH.Fahrur Rozi Ishak,Prof Insaniar,Syamsul Jalal,dan Kivlan Zeei.Ungkap akhir Habib Umar Al-Hamid di rumah rakyat Tebet,Jakarta Selatan.(Slamet)

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending


Warning: unlink(error_log): No such file or directory in /home/beritanu/wartajakarta.com/media1.php on line 735