WARTA | Pendidikan

Milenial dan Era Pasar Online

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Era Milenial yaitu era perkembangan teknologi di Indonesia yang begitu pesat yang diisi oleh kaum yang juga disebut sebagai kaum Milenial yaitu mereka yang mampu memanfaatkan perkembangan teknologi tersebut dalam berbagai hal, salah satunya dalam mendapatkan penghasilan. Berkembangnya e-commerce memaksa raksasa-raksasa usaha perdagangan retail manual banyak yang tutup dikarenakan kemudahan dalam bertransaksi baik itu untuk jual dan beli. Pergeseran "pasar" yang dahulu diartikan sebagai bertemunya penjual dan pembeli secara fisik dengan hiruk pikuknya, kini berubah menjadi bertemunya para penjual dan pembeli melalui suatu jaringan online yang saling berhubungan tanpa adanya batasan tempat dan waktu tanpa harus bertemu secara fisik.

Alat tukarpun sekarang tidak lagi memerlukan uang kartal, tapi sudah merambah kepada uang elektronik atau e-money dimana pembayarannya dapat lebih cepat dah mudah dilakukan melalui fasilitas Financial Teknologi yang dimiliki oleh bank dan merchan. Semua dilakukan secara online sehingga pembayaran dapat diselesaikan dalam hitungan detik. Yang masih menjadi kendala adalah pengiriman barang dimana barang yang berbentuk fisik dikirim melalui ekspedisi yang memerlukan waktu dan juga biaya. Untuk pengiriman yang lebih cepat tentu saja memerlukan biaya yang lebih besar. Waktu yang dibutuhkan untuk pengiriman barang di dalam kota membutuhkan waktu beberapa jam hingga satu hari. Untuk pengiriman barang antar kota memerlukan waktu beberapa hari hingga satu minggu, dan pengiriman barang antar negara memerlukan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu.

Ada transaksi online yang bisa dilakukan tanpa melibatkan barang secara fisik, yaitu transaksi dibidang pasar keuangan. Pada saat ini, transaksi pasar keuangan tidak lagi membutuhkan barang fisik yang harus dikirim dan memerlukan waktu pengiriman, semua bisa dilakukan secara online. Salah satunya transaksi online valuta asing atau lebih dikenal dengan transaksi forex online. Tidak seperti dahulu dimana kalau kita ingin melakukan transaksi jual beli valuta asing maka kita harus melakukannya melalui bank atau money changer dengan melibatkan fisik uang harus harus kita bawa. Sekarang transaksi valuta asing bisa dilakukan secara online dengan menggunakan suatu platform transaksi yang bisa diakses melalui jaringan internet dengan menggunakan laptop atau smartphone.

Kelebihan dari transaksi forex online ini adalah perdagangannya bersifat liquid dimana kita dapat dengan mudah bertransaksi dengan pasar yang ada diseluruh dunia sehingga kita dapat dengan mudah mencari penjual atau pembeli dari mata uang yang sedang kita perdagangkan. Dalam hitungan detik, mata uang yang kita jual langsung ada pembelinya atau mata uang yang ingin kita beli langsung ada pembelinya. Pasar yang melibatkan seluruh dunia juga membuat pasar valuta asing ini tidak pernah tidur, dapat dilakukan selama 24 jam dalam sehari dan lima hari dalam satu minggu sehingga kita mempunyai fleksibilitas waktu untuk melakukannya. Selain itu potensi keuntungan dari perdagangan forex online ini juga relatif lebih besar dari perdagangan online apapun dikarenakan kecepatan transaksi dan adanya fasilitas leverage yang diberikan oleh penyedia jasa atau broker yang memfasilitasi perdagangan forex online ini. Fasilitas leverage ini juga mengakibatkan transaksi forex online ini dapat menggunakan modal yang lebih kecil sehingga mudah dijangkau oleh segala lapisan masyarakat. Tidak mengherankan bila pada saat sekarang ini banyak kaum milenial di Indonesia yang mulai banyak melirik perdagangan fores online ini.

Potensi keuntungan yang lebih besar tentu saja juga akan menimbulkan potensi resiko yang juga lebih besar. High profit high risk dan low profit low risk sudah menjadi rumus pasti yang ada didalam dunia perdagangan atau investasi. Potensi resiko yang lebih besar inilah yang terkadang tidak disadari oleh kita yang mulai terjun pada bisnis ini. Kita masuk dalam perdagangan forex online dengan "harapan" memperoleh untung yang lebih besar, bahkan bisa kaya mendadak dari perdagangan ini, tanpa menyadari resiko yang mengintai. Akibatnya kita baru sadar ketika apa yang kita harapkan yaitu keuntungan tidak didapat, melainkan resiko kehilangan uang yang justru didapat. Sehingga kemudian "mindset" perdagangan forex online sebagai perdagangan yang beresiko tinggipun melekat. Kita menjadi takut untuk kembali terjun ke perdagangan forex online sebab resiko yang kita alami. Padahal kalau kita mau menyadari dari awal bahwa perdagangan forex online adalah perdagangan yang memiliki resiko tinggi, maka kita perlu belajar bagaimana mengatur resiko tersebut. Dengan mempelajari dengan lebih mendalam bagaimana mengelola dan menghadapi resiko sebelum masuk ke dalam perdagangan forex online maka kita dapat menanggulangi dan meminimalkan resiko-resiko ketika kita masuk dalam perdagangan forex online sehingga potensi keuntungan yang lebih besar bisa kita dapat. Resiko pada dasarnya bukan untuk kita hindari melainkan kita hadapi, karena didalam sesuatu yang beresiko pasti ada potensi keuntungan yang lebih besar.

Bagi kaum Milenial Indonesia, perdagangan forex online ini tentu saja akan menjadi jalan untuk mendapatkan working freedom dan juga financial freedom dimana perdagangan ini dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun dengan potensi keuntungan yang sangat besar selama mampu mengelola resiko yang ada. Belajar diperlukan sebelum masuk kedalam bisnis ini melalui orang atau institusi yang berpengalaman dibidang perdagangan forex online.

Penulis : Syahrir S.Sos, MM
Dosen Fakultas Administrasi Bisnis Universitas BSI Jakarta dan juga Pengajar di sekolahdasarforex.com

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending