WARTA | LIPUTAN KHUSUS

Beyond Marketing, Karya Dr. Jony Oktavian H Pendekatan Pemasaran Baru

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Wartajakarta.com-Bertempat di Cozyfield Pondok Indah Mall, diluncurkan buku Beyond Marketing, Growth & Sustainability karya Dr. Jony Oktavian Haryanto, yang diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia. Hadir dalam acara ini, Prof. Rhenald Kasali, Ketua Program Pascasarjana Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia dan praktisi bisnis terkemuka di Indonesia.

Buku Beyond Marketing, Growth & Sustainability menegaskan, pendekatan transaksional yang sudah lama digunakan dalam strategi marketing, tidak lagi memadai,ketika perubahan teknologi yang begitu cepat sudah merambah ke berbagai unsur kehidupan, pemasaran 4P (Price, Place, Promotion, dan Product) dan STP (Segmenting, Targeting, dan Positioning) tidak lagi menjamin keberhasilan sebuah bisnis.

Dalam bukunya,Penulis, Dr. Jony Oktavian Haryanto,menawarkan pendekatan pemasaran baru yang sesuai dengan kondisi saat ini, pemasaran relasional. Strategi yang menjadi tulang punggungnya adalah NICE (Network, Interaction, Common Interest, dan Experience).

Sebagai Rektor President University,Ia juga sebagai Dekan Fakultas Bisnis di Univeristas Podomoro.Jony Oktavian Haryanto adalah anak pertama dari dua bersaudara yang lahir di lingkungan pengusaha yang membuatnya terbiasa dengan lingkungan bisnis.
Lulusan Sarjana Ekonomi dari Universitas Kristen Satya Wacana tahun 2000 dan lulusan program Magister Manajemen Universitas Gajah Mada tahun 2002, serta lulusan program Doktor Ilmu Manajemen Universitas Indonesia pada tahun 2008.

“Perusahaan tidak hanya main fokus di perang harga, tetapi lebih memberikan experience kepada pelanggannya. Perusahaan juga dituntut untuk bisa mengembangkan networknya serta interaksi perusahaan dengan pelanggan harus ditingkatkan.”

“Itu adalah konsep yang kami bahas dalam buku ini. Buku ini dikembangkan berdasarkan penelusuran data-data sekunder, wawancara tokoh yang ada didalamnya. Seperti Kawasan Industri Jababeka, Mandiri, Garuda, ISS, Dyandra dan lainnya,” jelas dia

Buku ini sangat tepat bagi UKM yang baru merintis usaha. Pasalnya di era cbyer revolution atau generasi 4.0 menjadi peluang menciptakan entrepreneur. Dengan pemasaran NICE menjadi aplikasi pengembangan perusahaan kedepannya. “Buku ini menjadi harapan baru bagi para dosen, bagian pemasaran, public relation, sebagai memperkaya dunia pemasaran,” tandasnya

Sementara itu, Prof Rhenald Kasali sebagai Keynote Speech dalam peluncuran buku tersebut menyatakan, tren pemasaran saat ini mulai beralih kepada media digital atau kini lebih dikenal dengan digital marketing.

Ia pun mencontohkan, kedepannya orang tidak akan memakai jasa perbankan karena telah hadirnya fintech dengan skema peer to peer lending dapat menjadi awal berinvestasi yang yang patut dicoba dengan kelebihan akses layanan yang semakin mudah dan nilai yang terjangkau.

Perusahaan p2p lending menyediakan platform teknologi yang terintegrasi secara digital, dimana masyarakat yang memiliki sejumlah modal dapat menyalurkannya dalam bentuk investasi kepada peminjam.

“Setiap dunia usaha bila tidak menciptakan inovasi akan kalah dan hilang.Karena persaingan tidak mengenal batas-batas wilayah,untuk itu setiap perusahaan harus berubah sesuai dengan kemajuan teknologi yang berkembang,jika tidak dipastikan perusahaan tersebut akan kalah bersaing sebagai contoh perusahaan transportasi online, ”tuturnya.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending