WARTA | NASIONAL

Patuna Travel Eratkan Tali SilahturahmiGelar Buka Puasa Bersama Seluruh Karyawan

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Wartajakarta.com-Manajamen PT Patuna Tour & Travel mengadakan acara buka puasa bersama dengan para karyawan dan rekan media, Sabtu (17/6/2017) lalu di kantor pusat Jl Panglima Polim Raya No 43 A, Kebayoran Baru Jakarta Selatan.

Acara ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan tali silaturahmi baik antara karyawan dengan karyawan, maupun dengan manajemen juga dengan para awak media.
"Kami berharap moment kebersamaan dan hubungan antara karyawan dengan perusahaan yang telah terjalin selama ini bisa dipertahankan untuk kemajuan bersama," kata President Direktur PT Patuna Mekar Jaya, Syam Resfiadi.

Selain buka bersama,pihaknya juga meliburkan karyawannya seminggu sebelum hari lebaran dan seminggu setelah lebaran. Hal tersebut diberikannya agar setiap karyawan bisa lebih dekat dengan keluarga, serta diakhir ramadhan ini agar mereka bisa itikaf, khusyuk dalam beribadah,imbuhnya.

Syam mengatakan,Kegiatan bisnis umroh dan haji di akhir ramadhan ini tidak terlalu ramai, karena calon konsumen juga memikirkan sudah mau lebaran. "Jadi supaya tidak ada pemborosan dalam bekerja kita liburkan agar lebih dekat dengan keluarga.Sampai saat ini karyawan saat ini mencapai 300 orang yang tersebar di lima kantor cabang dan satu kantor pusatbahkan sampai di luar negeri.’’

PT Patuna Mekar Jaya bergerak dalam pelayanan umrah dan haji plus. Patuna Travel telah berdiri lebih dari 34 tahun dan telah memberangkatkan ribuan jamaah calon haji dan umrah.

Untuk tahun ini Patuna Tours & Travel akan memberangkatkan 106 calon jamaah haji, dan akan memperebutkan 120 sisa kouta calon jamaah haji dari Kementerian Agama.

"Alhamdulillah berkat ridha Allah, kami telah memberangkatkan ribuan calon jamaah haji dan umrah. Dirinya pun mengingatkan agar masyarakat tidak terbuai dengan iming-iming biaya murah perjalanan umrah yang kerap menggunakan skema Ponzi dalam manajemen bisnisnya," tandasnya.

Umrah yang menggunakan skema Ponzi ujarnya, yakni keberangkatan ke Tanah Suci yang tidak jelas dan juga harga paket umrah yang murah dibawah normal Rp 17,5 juta. Harga yang ditawarkan biasanya tidak rasional dan tidak menutup semua kebutuhan selama di Tanah Suci.

Untuk itu,Kami menyarankan bagi para peserta calon umrah agar berhati –hati menggunakan biro travel agar tidak sampai terjebak dengan iming-iming harga murah,’’tutur Syam.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending