WARTA | RAGAM WARTA

LAZNAS AL Azhar Gelar Mukernas Forum Indonesia Gemilang ke-3

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

WartaJakarta.com
Kemiskinan merupakan persoalan yang sampai saat ini  belum terselesaikan.
Menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 72 tahun, nampaknya masih banyak pekerjaan rumah bangsa ini yang belum tuntas di selesaikan hingga kini.
Persoalan Kemiskinan merupakan persoalan utama yang harus di selesaikan secara bersama sama dan bahu membahu dengan bergandeng tangan antara pemerintah dan elemen Masyarakat.

Menjawab tantangan untuk mengentas kemiskian, Laznas Al Azhar gelar Musyawarah Kerja Nasional Forum Indonesia yang ke 3 kali dalam upaya membahas sebuah strategi guna mengurangi tingkat kemiskinan di Indonesia yang kali mengangkat tema “Menguatkan Sinergi Dalam Pengentasan Kemiskinan Menuju Indonesia Nan Gemilang”.

Ketua Forum Indonesia Gemilang, Sigit Iko Sugondo menyampaikan Kemiskinan merupakan persoalan yang sampai saat ini belum terselesaikan dan itu harus di selesaikan.

“Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan angka kemiskinan nasional dan indeks rasio juga relatif stagnan di angka 0,393 per Marat 2017″,ujarnya di depan ratusan relawan Forum Indonesia Gemilang di Auditorium Arifin Panigoro Universitas Al Azhar Jakarta (9/8/2017).

Menurutnya, upaya pengentasan Kemiskinan adalah merupakan sebuah proses yang sangat panjang untuk membantu masyarakat miskin menjadi lebih berdaya.

Dalam hal ini Negara harus bisa mengendalikan angka kemiskinan yang kian hari kian meningkat dengan mengajak peran serta dan kontribusi riil berbagai pihak dalam mengatasi persoalan kemiskinan ini.

Karena itulah menurut Muhamad Suhadi, Ketua Yayasan Pendidikan Al Azhar menilai dengan peringkat 122 kemiskian negara merupakan catatan penting untuk kawan kawan relawan yang ingin membangun dari desa.

” Kita ketahui yang paling menderita dan ketertinggalan mereka yang tidak dapat perhatian dari pemerintah bahkan para elit politikpun sibuk dengan urusan politiknya dan jauh dari sebuah harapan untuk membantu masyarakat desa.

Dengan demikian Ia berharap
Forum Indonesia Gemilang semoga fokus dalam membangun sebuah kontruksi kesejahteraan dari keterpurukan kemiskiman.

“Jika kemakmuran merata sampai kedesa desa maka masyarakat dalam bingkai sebuah bangsa akan merasakan sebuah kesejahteraan namun hal ini belum nenjadi kenyataan”,tegas Suhadi.

Tinggginya tingkat kemiskinan di Indonesia merupakan tinggginya keterpurukan dengan jumlah 80 persen umat Islam dikatakan miskin.

‘Melalui forum Musyawarah Kerja Nasional ke 3 Forum Indonesia Gemilang iniIah kita berharap akan kembaii saling menguatkan peran dan fungsi sinergis dalam rangka mencapai tujuan bersama” tutup Suhadi.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending