WARTA | EKONOMI

Kopi Klotok – Cita rasa tradisional di Hotel Santika TMII Jakarta

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA




WartaJakarta.com
Kopi klotok, adalah satu dari berbagai cara menikmati secangkir kopi. Berbeda dari cara pada umumnya, kopi klotok diseduh dengan cara direbus bersama air dalam satu panci. Hasilnya, kopi kental dengan rasa pahit pas di lidah siap menemani waktu santai sore anda.

Sebutan klotok pada kopi ini bukan tidak memiliki arti. Kopi tradisional ini diberi nama kopi klotok karena dilihat dari cara memasaknya yaitu bubuk kopi terpanggang yang lengket di atas panci akan terkelupas saat disiram air. Dalam bahasa jawa, bubuk yang terkelupas itu disebut nglothok (mengelupas). Sebutan klotok juga berasal dari nama salah satu kampung di daerah Cepu, Jawa Tengah yakni “Kampung Klotok” yang mempopulerkan minuman hangat yang memikat ini.

Hotel Santika TMII yang lekat akan sentuhan Indonesia selalu berupaya menonjolkan budaya-budaya dari berbagai daerah di Indonesia pada setiap pilihan menu makanan & minumannya. Jika pada umumnya kopi klotok biasa ditemukan di warung-warung kopi tradisional, kali ini Anda juga bisa menikmatinya di Hotel Santika TMII.  Hidangan kopi traditional ini bisa anda temukan di Krakatau Restaurant Hotel Santika TMII yang menyajikan Kopi klotok sebagai sajian minuman khas Cepu, Jawa Tengah lengkap dengan aneka rebusan dan gorengan.

Cukup dengan Rp. 50.000,- /nett anda sudah bisa menikmati paket hidangan lengkap kopi klotok + aneka rebusan dan gorengan mulai dari pukul 15.00 – 18.00 wib hanya di Krakatau Restaurant Hotel Santika TMII ,ujarIstighfarati HP (Isti) – Public Relations

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending