WARTA | WARTA JAKARTA

Omega soft Jadikan UKM Berbasis Online

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Wartajakarta.com-Perpindahan perilaku konsumen atau Market Shift salah satunya dari offline ke online, tiba-tiba menjadi trending topic akibat turunnya nilai penjualan bisnis retail yang berujung pada tutupnya beberapa gerai retail besar di Indonesia.

Beberapa pelaku bisnis offline terlihat cepat bergerak ke online dengan menjadi seller di berbagai marketplace seperti tokopedia, bukalapak, dan sebagainya. Beberapa yang lain terlihat berdiam diri dan lamban dalam menjalani perubahan ini.
Sekarang ini eranya networking dan omni-channel. Semua channel digunakan. Selain di marketplace, UKM seharusnya punya onlinse store sendiri, bisa terima order dan pembayaran di websitenya sendiri.

Ironisnya, sebagian besar para pelaku UKM tidak memiliki dukungan teknologi digital yang memampukan mereka membuka online store yang mampu menerima ePayment di website mereka sendiri.

CEO Omega Soft (perusahaan penyedia software), Pendopo menyampaikan, “Sebagai komitmen kami yang fokus mendukung dan pemberdayaan sektor UKM nasional, dalam event Franchise Expo di JCC tanggal 8 hingga 10 September mendatang kami akan memperkenalkan produk Smart Cashier dan Omega POS (Point Of Sale) yang merupakan software unggulan bagi UKM di Indonesia. Para pelaku bisnis UKM yang mempunyai offline shop bisa dengan mudah menjadi online shop, dengan biaya yang sangat terjangkau,”


Selanjutnya, Pendopo juga menjelaskan “Software ini terintegrasi penuh dengan stok gudang dan pembayaran online. Para pelaku usaha UKM ini juga akan memperoleh manfaat yang bekesinambungan, karena kami mempunyai divisi research and development yang selalu berinovasi sesuai perkembangan zaman.” ungkap .

Selain itu, terkait software Omega POS,ia juga memaparkan bahwa hingga kini Omega telah melayani kurang lebih sebanyak 5000 UKM di Indonesia dan bermitra dengan para coach dan mentor untuk sosialisasi software ini lewat program Omega Partnership, mengingat masih banyak pelaku UKM yang belum menggunakan software Omega POS.

“Lewat software terintegrasi penuh ini, kami ingin mengubah anggapan bahwa penggunaan sistem atau software itu mahal tidaklah benar, software yang kami hadirkan tak sekedar cepat dan mudah tapi juga sangat terjangkau,” tutup Pendopo.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending