WARTA | NASIONAL

Tim WRC Indonesia Jajal Sungai Yoshino

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Wartajakarta.com-Tim Master Putri Indonesia mencuri latih di Sungai Yoshino, Tokushima, Jepang. Atlit perempuan diatas 40tahun ini sudah berada di Miyoshi sejak Kamis, 28 September 2017.

Setiap hari dihabiskan dengan berlatih untuk World Rafting Championship (WRC) 2017. Tim Indonesia lain baru masuk pada tanggal 1 Oktober. Saat ini hingga esok Kamis, 5 Oktober 2017, waktunya berlatih resmi. Setiap tim mendapatkan jatah terbatas mencoba sungai hingga tim Master Putri Indonesia

Latihan hari Rabu 4 Oktober adalah untuk Slalom, setelah 3 Oktober kemarin dilakukan upacara pembukaan. Sedangkan pada Kamis besok adalah latihan yang sangat dibutuhkan, Down River Race. Tim Jepang tentu telah berlatih dan hafal dengan kondisi sungai. Ini memang keuntungan tuan rumah.

Namun bagi tim tandang, diberi kesempatan untuk mengenali sungai agar adil. Demikian alasan jadwal latih resmi diadakan,Bukan saja tim Indonesia pada pra upacara pembukaan yang mencuri latih. Pada 29 September sudah hadir tim unggulan seperti Rusia, Brasil, Amerika, Argentina, dan Kanada serta pendatang baru Nepal.

Telah hadir 23 negara dengan total 73 tim pada 30 September 2017. Diantaranya juga tim Indonesia Remaja Putra, Junior Putra. Sedangkan tim nasional Remaja Putri dan Junior Putri baru datang sehari sebelum registrasi ulang 2 Oktober lalu.

Jadwal lomba untuk Sprint pada tanggal 6 Oktober, Slalom 7 dan 8 Oktober, Down River Race pada Senin, 9 Oktober sekaligus penutupan. Sprint merupakan lomba kecepatan dalam jarak 100-200meter. Slalom adalah manuver melewati gawang berupa dua pipa tergantung. Pipa warna hijau dilalui dari hulu ke hilir, sedang pipa warna merah kebalikannya, dari hilir ke hulu melawan arus.

Kecepatan melalui 8 sampai 14 gawang menentukan kemenangan dan menyentuh pipa atau tidak melewati gawang akan dikurangi nilai. Down River Race adalah lomba klasik dengan mengarungi sungai sepanjang 12km atau lebih. Biasanya dibatasi oleh panitia sampai satu jam waktu tempuh.

“Airnya dingin 15-180 dan gelombangnya enak, pemandangan juga bagus,” demikian disampaikan Diah Bisono (52). Selain itu air bening dan banyak ikan. Pelatih Andi Suherli menyiapkan tim dengan porsi latihan sekaligus pengenalan medan. Namun ada kesan gentar ketika tim juara dunia Master Putri dari Selandia Baru juga hadir berlatih,” Tim Master Women New Zealand kemarin latihan bareng. Aduh badannya ekstra besar.” Ketika berjumpa dengan tim Norwegia pun tim Master Putri Indonesia kagum, karena semua atlitnya adalah pemandu arung jeram.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending