WARTA | TEKNO

Tahun 2018,Masyarakat Indonesia Akan Nikmati SiaranTV Digital

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Wartajakarta.com-Digitalisasi televisi saat ini menjadi salah satu target dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.Digitalisasi televisi sudah mendesak. Indonesia juga sudah tertinggal dari beberapa negara seperti Singapura ,Malaysia.

Keterlambatan tersebut salah satunya karena masih adanya tarik ulur kepentingan dan menunggu rampungnya revisi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, agar ada payung hukum terkait peralihan televisi dari analog ke digital tersebut.

Digital saat ini terus bertumbuh. Semakin banyak masyarakat yang menggunakan ponsel di mana ponsel tersebut juga menggunakan frekuensi. Sedangkan frekuensi itu tak bertambah.
Sedangkan, frekuensi itu dihabiskan oleh televisi analog. Penggunaan televisi analog dianggap sangat boros frekuensi.

Pemanfaatan frekuensi televisi yang berlebihan tersebut dapat dipakai untuk digital dividend dalam konteks operasional operator-operator selular dan digital.

Guna mengetahui perkembangan lebih jauh terkait revisi Undang-Undang penyiaran Asuka tv kabel menyelenggarakan media confrence dan talk show “digitalisasi Televisi Indonesia,yang bertemakan”Tv Digital Indonesia,Terlambat atau Diperlambat?,bertempat di hotel Novotel Jakarta.

Hadira dalam acara tersebut Charles Honoris dari Komisi 1 ,DPR-RI,Eris Munandar Ketua Umum Asosiasi Televisi SiaranDigital Indonesia,Dianing Citra dar Kominfo.

“Dengan mengunakan TV digital akan mendapatkan keuntungan yaitu meningkatkan kapasitas internet, sebab frekuensi yang digunakan oleh tv analog dapat dikosongkan menjadi 700 Mhz, dan kekosongan tersebut dapat dipakai untuk menambah kapasitas internet,”kata Dianing Citra, selaku staff ahli Kementerian Telekomunikasi dan Informasi (Kominfo) Kamis (2/11/2017).

Melalui tv digital akan dapat mewujudkan apa yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yakni Indonesia menjadi raja ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara,imbuh Citra.

Antusiasme masyarakat dengan adanya tv digital sangat tinggi namun belum adanya payung hukum yang pasti sehingga tv digital masih belum bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia,padahal daengan adanya tv digital gambar akan jauh lebih bagus tidak ada bintik-bintik suaranya juga jernih,kata Erik Lim, Direktur Utama PT Intersis Sejahtera Abadi.
Selama ini digitalisasi penyiaran di Indonesia belum banyak diketahui umum. Salah satunya karena kurangnya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.Untuk itu, Asuka Car TV merasa bertanggung jawab untuk membantu mewujudkan misi Era Digital Indonesia,’tutup Erik.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending