WARTA | NASIONAL

Tantangan Pendidikan Komunikasi Di Indonesia

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Wartajakarta.com-Globalisasi merupakan sesuatu tidak bisa terlepaskan dalam perkembangan zaman saat ini. secara terminologi kata globalisasi dapat diartikan sebagai sebuah proses yang mendunia.

Dari pandangan di atas dapat dipahami secara sederhana globalisasi adalah era tanpa batas yang ditandai dengan perubahan struktur sosial dimasyarakat. Perubahan tersebut terlihat dari tingginya keterkaitan antara masyarakat dan elemen-elemen yang terjadi akibat trankulturasi melalui perkembangan teknologi dan komunikasi yang begitu cepat.
Daya saing bangsa ditentukan atas sumberdaya manusia yang berkualitas dan infrastruktur teknologi unggul. Karena itu, diperlukan penyiapan sumber daya manusia (SDM) secara terintegrasi dan berkesinambungan.

Staf Ahli Menteri (SAM) bidang Teknologi Herry Abdul Aziz, Menkominfo menyatakan perlu disiapkan SDM secara terintegrasi dan berkesinambungan.Penyiapan sumberdaya manusia Indonesia yang berkualitas harus dilakukan secara terintergrasi dan berkesinambungan.
Sedangkan untuk di bidang komunikasi dengan SDM yang berkualitas serta ditunjang dengan infrastruktur teknologi unggul akan dapat bersaing bertahan dan maju,”ujarnya.

Selanjutnya,perkembangan TIK turut melahirkan media baru dalam dunia komunikasi yang menuntut kemampuan SDM untuk memanfaatkan secara kreatif dan produktif. “Pengembangan SDM yang mendasar adalah melalui pendidikan dan pelatihan,”imbuhnya.

Pendidikan formal ilmu komunikasi yang diajarkan belum sepenuhnya mengantisipasi perubahan teknologi. Seperti yang pernah disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada saat Dies Natalis ke-60 Universitas Padjadjaran bahwa saat ini jurusan ilmu komunikasi masih bersifat monoton dan konvensional.

“Untuk itu, diperlukan gerakan dan gebrakan untuk mengantisipasi perubahan yang sudah nyata di depan kita. Diharapkan adanya program studi baru yang mengakomodasi realitas media baru,” ujarnya.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending