WARTA | GAYA HIDUP

Kolaborasi Mastercard dengan Kota London Menghadirkan Aplikasi Smart City Bagi Para Wisatawan

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Wartajakarta.com- Mastercard dan London & Partners, badan promosi resmi dari Walikota London, baru-baru ini mengumumkan sebuah kemitraan strategis yang menggabungkan keahlian keduanya dalam menghadirkan solusi-solusi pintar bagi kota tersebut.

Sebagai bagian dari kemitraan ini, London & Partners dan Mastercard akan meluncurkan sebuah aplikasi mobile untuk meningkatkan pengalaman wisatawan saat berkunjung ke kota London. Aplikasi Visit London Official City Guide akan memberikan pengalaman personal, serta menawarkan dan menggunakan data secara real-time untuk membantu para wisatawan berkeliling kota secara lebih efisien serta dapat menjelajahi tempat-tempat yang tidak terlalu padat. Selain itu, aplikasi ini juga memungkinkan para wisatawan untuk secara aman melakukan transaksi pembelian tiket masuk ke tempat-tempat atraksi dengan menggunakan Masterpass.


Menurut hasil riset terbaru yang dipublikasikan pada visi pariwisata Walikota London, terdapat peluang yang terus tumbuh untuk meningkatkan kepuasan wisatawan melalui akses yang lebih mudah terhadap informasi yang relevan. Sebagai contoh, survei terbaru yang dilakukan terhadap wisatawan kota London mengungkapkan bahwa kepuasan para wisatawan akan meningkat apabila sebelumnya mereka bisa merencanakan pengalaman bersantap (dining experiences), di mana 57% responden mengatakan bahwa mereka merasa lebih puas pada saat sebelumnya mereka bisa melakukan riset dibandingkan dengan 36% responden yang merasa puas pada saat mereka tidak melakukan riset 1.


Temuan lain dari London Visitor Survey menunjukkan bahwa objek dan bangunan bersejarah, tempat atraksi, taman dan wisata air, serta museum dan galeri seni merupakan lima faktor utama yang mendorong wisatawan untuk mengunjungi pusat kota1. Aplikasi ini menyediakan konten yang aktual dan relevan seputar budaya, kegiatan, makanan, tempat atraksi, area perbelanjaan dan daerah sekitar, yang terbagi dalam tiga kategori, yaitu “harus dilihat (must see)”, “terdekat (nearby)” dan “dekat saya (near me)”, sehingga akan semakin memudahkan wisatawan dalam merencanakan dan memesan sesuatu.


Wisatawan kota London juga memiliki keinginan kuat untuk menjelajahi area lain di luar kota London (zona 1), di mana hampir tiga perempat wisatawan tersebut tertarik untuk mengunjungi daerah-daerah terpencil1. Aplikasi ini akan menampilkan berbagai tempat menarik di London namun jarang diketahui oleh banyak orang dan memungkinkan para wisatawan untuk membuat peta dan jadwal perjalanan pribadi ke seluruh kota London, yang juga dapat diakses secara offline.


Versi lengkap aplikasi ini baru saja diluncurkan pada bulan Oktober 2017 lalu dan kini aplikasi tersebut telah dilengkapi dengan teknologi pembayaran digital dari Mastercard untuk membeli tiket masuk tanpa harus mengantri. Masterpass telah melekat dalam aplikasi yang memudahkan aktivitas belanja karena pengguna dapat menyimpan semua informasi kartu secara aman, serta sekaligus melakukan pembelian melalui aplikasi tersebut.


Berdasarkan informasi dari panduan resmi wisatawan ke kota London, visitlondon.com, dan program Priceless Cities Mastercard, aplikasi ini dapat membantu pengguna untuk menjelajahi segala sesuatu yang sedang eksis di kota London; browsing kegiatan-kegiatan terbaik yang dapat dilakukan; browsing destinasi menarik yang jarang diketahui orang serta mendapatkan penawaran dan diskon khusus untuk tiket masuk ke berbagai tempat atraksi dan restoran.


Bekerja sama dengan Transport for London (TfL), aplikasi Visit London akan memungkinkan wisatawan untuk menemukan rute paling singkat, dengan pemandangan yang indah, dan harga yang efisien dalam menjelajahi kota London.

“Kami telah bekerja sama dengan lebih dari 70 kota di seluruh dunia untuk memperkenalkan sistem pembayaran transportasi yang lebih baik, dengan cara mengganti tiket masuk guna mengurangi kemacetan,” kata Jason Lane, Executive Vice President, European Market Development Mastercard. “Meskipun London merupakan kota yang sudah maju, namun kami tetap melihat sebuah peluang untuk membuat 19,1 juta wisatawan yang berkunjung ke kota tersebut mendapatkan pengalaman perjalanan yang lebih mudah lagi. Mengapa seseorang harus mengunjungi berbagai macam website untuk merencanakan jadwal perjalanan mereka, ketika para wisatawan ini dapat melakukannya dalam satu aplikasi yang bahkan memungkinkan mereka untuk memesan dan membayar segala sesuatu yang mereka butuhkan? Hal ini yang ingin kami cari solusinya bersama London & Partners.”


Andrew Cooke, Acting CEO London & Partners dan VisitLondon.com mengatakan, “London merupakan salah satu destinasi yang paling banyak dikunjungi oleh para wisatawan dan tetap terbuka bagi para wisatawan dari seluruh dunia. Kami melihat sebuah peluang besar untuk memanfaatkan teknologi guna meningkatkan pengalaman para wisatawan yang berkunjung ke kota tersebut. Kolaborasi kami dengan Mastercard akan membantu para wisatawan untuk mengakses Visit London melalui telepon genggam mereka. Baik saat mereka sedang mencari destinasi terbaik yang jarang diketahui orang atau ketika mereka ingin mengunjungi pameran dan pertunjukkan berskala internasional, aplikasi Visit London akan membantu para wisatawan ini benar-benar menikmati waktu berlibur mereka di London.”

Pariwisata memainkan peranan penting bagi London di mana sektor tersebut mampu mempekerjakan kurang lebih 700.000 orang dan memberikan kontribusi sebesar £36 miliar dalam setahun bagi perekonomian kota. London merupakan salah satu destinasi yang paling banyak dikunjungi di benua Eropa dan destinasi wisata ketiga di dunia. Wisatawan mancanegara London meningkat secara stabil, di mana jumlahnya telah tumbuh sebesar 25 persen sejak tahun 2011. Pada tahun 2016, jumlah wisatawan bahkan mencapai rekor tertinggi dengan total 19,1 juta kunjungan dari mancanegara.


Aplikasi Visit London Official City Guide telah tersedia bagi iOS dan Android. Selama fase beta, aplikasi ini sudah diunduh sebanyak lebih dari 100.000 kali.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending