WARTA | EKONOMI

FASPAY Raih Izin Penyelenggara Payment Gateway Pertama Di Indonesia

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Wartajakarta.com-Memasuki tahun 2018, FASPAY (PT. Media Indonusa) sebagai salah satu layanan payment gateway atau gerbang pembayaran Indonesia, mendapatkan izin Bank Indonesia untuk menyelenggarakan layanan Payment Gateway.

Setelah peraturan Bank Indonesia mewajibkan setiap pelaku penyelenggara Payment Gateway di awal 2017 lalu untuk mengajukan izin penyelenggaraan, akhirnya per tanggal 6 November 2017 FASPAY berhasil mendapatkan izin tersebut dengan nomor surat 19/966/DKSP tanggal 1 November 2017 dan menjadi Payment Gateway pertama yang mendapatkan izin tersebut.

Disadur dari Hootsuite.com, jumlah pengguna internet per awal 2018 di Indonesia mencapai 50% dari jumlah total populasi di Indonesia yaitu mencapai 132,7 juta pengguna. Masyarakat Indonesia kini aktif menggunakan internet untuk berbagai kegiatan seperti media komunikasi, hiburan, pencarian lokasi hingga melakukan transaksi perbankan secara online. Salah satu faktor inilah yang mendorong perkembanganbisnis teknologi finansial berkembang begitu sangat pesat.

Melihat fenomena ini, pemerintah melalui Bank Indonesia dan OJK mulai mengatur setiap penyelenggaraan pemprosesan transaksi nontunai yang terjadi.Hal ini dilakukan juga dengan tujuan untuk mengawasi setiap perputaran uang yang ada dan juga dalam rangka menjamin keamanan transaksi nontunai bagi masyarakat.

“FASPAY yakin bahwa Bank Indonesia dalam hal ini dapat menjadi penengah baik dari sisi pemain maupun masyarakat ditengah maraknya pertumbuhan dunia fintech; sehingga sudah pasti dengan adanya aturan main yang jelas dapat membuat pergerakan bisnis fintech semakin lebih jelas dan terarah. Masyarakatpun lebih terjamin keamanannya dalam melakukan transaksi keuangan melalui lembaga fintech.” jelas Hioe Fui
Kian, CEO FASPAY.

“Saya juga yakin bahwa ijin yang dikeluarkan oleh BI pasti sudah melewati serangkaian uji kelayakan bisnis mulai dari kesiapan server, tenaga profesional hingga pelayanan untuk membuktikkan tingkat profesionalisme dan kelayakan FASPAY dalam menjalakan bisnis payment gateway. Tentunya kami merasa bersyukur dan juga bangga untuk menjadi yang pertama menerima izin tersebut,” tambahnya.

Payment gateway hadir di antara pemilik website e-commerce dan customer yang akan melakukan pembayaran secara online. FASPAY, sebagai pihak ketiga, hadir untuk memproses pembayaran online melalui channel pembayaran yang tersedia seperti Virtual Account, Internet Banking, Mobile Banking, EMoney,Convenience Store dan Kartu Kredit. Selain itu, FASPAY hadir untuk memberikan kemudahan dan keamanan tambahan bagi toko online dan juga customer dalam melakukan pembayaran online melalui Fraud Detection System (FDS) dan sertifikasi PCI-DSS Level 1.

Memilih payment gateway berlisensi tentunya memberikan kenyamanan bagi pemilik website e-commerce karena adanya jaminan keamanan yang diberikan dalam menerima dan memproses transaksi online. Hingga akhir 2017, Faspay telah mengakuisisi lebih dari 1000 merchant online yang berasal dari berbagai tipe bisnis,seperti e-commerce, finansial, asuransi, edukasi, perhotelan, layanan penjualan tiket, game online, dan masih banyak lagi

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Now Trending