WARTA | TOKOH

Miri Hwang, CEO PT Global Inti Jaringan: Indonesia Masih Menggiurkan

WARTAJAKARTA / ISTIMEWA

Wartajakarta.com - Menjalani usaha di Indonesia menjadi tantangan tersendiri bagi Miri Hwang, CEO PT Global Inti Jaringan. Wanita kelahiran Seoul, Korea Selatan 33 tahun lalu ini mengisahkan bagaimana ia harus beradaptasi dengan budaya Indonesia yang berbeda dengan budaya Korea, Negara asalnya. Meski demikian, Miri sangat betah tinggal dan berbisnis di Indonesia. "Saya sangat mencintai Indonesia, Indonesia bagi saya adalah tanah air ke dua," kata dia.

Kecintaan tersebut muncul sejak masa kanak-kanak. Sang Ayah, yang adalah pemilik usaha konstruksi PT Sepuluh Sumber Anugerah memang mtelah menjadi Warga Negara Indonesia. Itu sebabnya, Miri sangat familiar dengan Indonesia. "Saya dibesarkan di Indonesia, sejak usia SD hingga SMA, saya tinggal dan mengenyam pendidikan di Indonesia, baru pada saat kuliah tahun 2002, saya kuliah di Amerika Serikat mengambil jurusan Ilmu Politik, berbeda dengan bidang yang saya jalani saat ini," ujarnya.

Masa kecil itu lah yang terus membuat Miri merindukan Indonesia. Meski meninggalkan Indonesia karena harus melanjutkan kuliah di AMerika dan Korea, hatinya tetap rindu pada Indonesia. Padahal, usai menyelesaikan S2 Di Korea, ia sempat berkarir di negeri ginseng tersebut. "Saya sempat menjadi jurnalis selama 4 tahun sebelum akhirnya kembali ke Indonesia," tuturnya.

Sebagai anak tunggal di keluarga, Miri paham bahwa ia bertanggungjawab untuk meneruskan usaha keluarga yang telah dibangun Ayahnya. Itulah sebabnya, ia pun mulai melibatkan diri dengan bisnis keluarga. Tak serta merta menjadi pimpinan, sang Ayah malah menempatkannya di posisi pegawai biasa. "Saya diminta untuk tinggal di site-site di remote area oleh Ayah untuk belajar bagaimana bisnis berjalan," kata dia.

Jiwa pantang menyerah yang memang sudah menjadi karakternya membuat Miri mampu bertahan bahkan membuktikan kalau ia memiliki kapasitas untuk menjadi penerus usaha keluarga. "Saya benar-benar belajar dari Nol, belajar memahami perbedaan kebudayaan dan kebiasaan di Indonesia dan di Negara saya, Korea. Saya belajar berkompromi, itulah sebabnya saya mampu bertehan hingga saat ini," kata dia.

Setelah berhasil membuktikan kemampuannya kepada sang Ayah, Miri pun memberanikan diri membangun perusahaan baru yaitu PT Global Inti Jarimgan, sebuah perushaan trading yang menyediakan material konstruksi untuk perusahaan induk PT SSA. Berawal dari material, kini Miri tengah menjajal pasar retail dengan memasarkan produk kesehatan berupa pemurni udara yang dapat dibawa kemana saja, Airvida dan juga kosmetik perawatan kulit. Meski baru berjalan setahun, Miri optimis PT GIJ akan menjadi salah satu perusahaan trading yang diperhitungkan di Indonesia.

"Saya punya mimpi, GIJ dan SSA akan menjadi most adorable company, dimana semua orang ingin bekerja bersama kami, seperti Google," kata dia.

Penulis: Dihar
Editor: Dihar

Now Trending