Connect with us

Hotel

Maison Teraskita Bandung Hadir Dengan Atmosfer Suasana Kota Paris di Pusat Kota Bandung.

WartaJakarta.com-Bandung

PUSAT kota, bersejarah, dan suasana otentik. Tiga hal yang
menggambarkan Alun-alun Bandung. Bagaimana jika ketiga hal
tersebut dilebur menjadi satu dalam sebuah lifestyle hotel yang
mengakomodir berbagai kebutuhan? Yuk, manjakan indera dengan jelajahi kekayaan rasa di Maison Teraskita Bandung!
BANGUNAN bergaya art deco yang mengadaptasi konsep arsitektural Prancis, langsung tersapu pandangan orang yang melintas
di bagian eksterior Maison Teraskita Bandung, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung. Bagian luar gedung yang didominasi warna putih itu terletak persis di seberang Alun-alun Kota Bandung.

 

Gerbang dengan ornamen melengkung yang menguatkan kesan klasik berada tepat di sentral bagian muka bangunan, mempersilakan setiap tamu untuk masuk.

Gerbang semacam ini memudahkan pejalan kaki maupun pesepeda, untuk mampir dan bersantai di dalamnya.

Selain putih, ada padanan dua warna lain yang mendominasi sebagai aksen. Senada dengan konsep kemewahan, hijau turquoise dan biru turquoise juga dipilih karena identik dengan simbol warna kerajaan
Prancis di masa lalu.

Ada pula sedikit sentuhan warna brass gold, kayu, dan palem yang menghangatkan suasana.

“Konsep utama yang diusung adalah heritage, luxury, and tropical, dengan membawa suasana Prancis ke pusat Kota Bandung,” ucap General Manager Maison Teraskita Bandung, Dodi Pusdinata,
Kamis (3/6/2021),kepada WartaJakarta,dalam rilis yang diterima.

 

Konsep desain kolonial Prancis yang dipilih juga dirasakan pas
dengan bangunan cagar budaya kelas B yang dimiliki Maison
Teraskita Bandung. Bangunan tersebut dibangun pada 1917 sebagai  Gedung Siemens, dan beberapa tahun silam digunakan sebagai kantor Waskita Karya (Persero) Tbk.

Bangunan lama dan ekstensi memiliki fungsi masing-masing yang disesuaikan dengan kondisi dan luas bangunan. Bangunan lama
difungsikan sebagai area lobby dan penerimaan tamu.

Sementara kamar-kamar, restoran, ruang pertemuan, dan area service
lainnya berada dalam bangunan ekstensi. Sentuhan kontemporer pada interior di lobby mengangkat sejarah Konferensi Asia-Afrika yang
terjadi pada tahun 1955 melalui foto-foto dan ornamen reproduksi
yang menggambarkan suasana Konferensi Asia-Afrika.

Maison Teraskita Bandung memiliki 84 unit kamar yang tersebar di
delapan lantai, terdiri dari Rustic room, Deluxe, Deluxe Corner, dan
Deluxe Attic, serta memiliki fasilitas seperti Teras Café, Bistro Java,
Havana Room Health Club, kolam renang, barbershop, dan
Executive Social Club.

Highlight Menu a la Maison Teraskita.

ADA banyak restoran maupun kafe yang menyuguhkan menu-menu spesial European, Nusantara
bahkan Western. Akan tetapi, jika ingin mendapatkan suasana ekslusif, rasa makanan yang lezat, dan harga yang terjangkau, Maison Teraskita wajib masuk dalam bucket list.

Ada aneka macam French Pastry sebagai hidangan menggugah mata, menu-menu bercita rasa Nusantara, aneka pasta, hingga aneka dessert yang memanjakan lidah.

Executive Chef Maison Teraskita Nurhadi Rachmatullah menyebutkan, aneka hidangan yang  disajikan bertema Nusantara atau Western.

Setidaknya, ada tiga menuHighlight yang dijagokan di  Bistro Java Restaurant. Yang paling banyak diburu tamu, yakni Soup Buntut Vaganza, Nasi Goreng  Buntut, Pizza a la Maison, Spaghetti Marinara serta dessert favorit yaitu Choux Au Craquelin.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Hotel