Connect with us

Gaya Hidup

Dorong Kemandirian Finansial Lewat Seminar “Merintis Bisnis Rumahan Sebagai Langkah Baru Kemandirian Finansial”

 

Wartajakarta.com-Cibubur,Semangat perempuan Indonesia untuk menjadi lebih mandiri dan berdaya kembali mendapat ruang melalui seminar “Merintis Bisnis Rumahan Sebagai Langkah Baru Kemandirian Finansial” yang diselenggarakan oleh Go-Woman.id di Hotel Ciputra Cibubur, Sabtu (4/7). Acara yang mendapat dukungan dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia ini menjadi wadah edukasi bagi para pelaku UMKM, khususnya perempuan, untuk meningkatkan kemampuan membangun bisnis yang berkelanjutan.

Mengusung tema “Ibu Bertumbuh”, seminar ini menghadirkan ratusan peserta yang sebagian besar merupakan perempuan pelaku UMKM maupun calon wirausaha. Antusiasme peserta begitu tinggi sejak awal hingga akhir acara. Sesi demi sesi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan, diskusi, hingga praktik sederhana yang membuat para peserta terus belajar hingga lupa waktu.

Perempuan, Pilar Utama Penggerak UMKM Indonesia

Di Indonesia, perempuan memiliki peran yang sangat besar dalam menggerakkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tidak sedikit usaha rumahan yang lahir dari tangan para ibu, kemudian berkembang menjadi sumber penghasilan utama keluarga.

Melalui kegiatan ini, Go-Woman.id ingin membuktikan bahwa perempuan bukan hanya mampu membantu ekonomi keluarga, tetapi juga mampu menjadi pengusaha yang menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional.

Dukungan Pemerintah untuk UMKM Naik Kelas

Acara ini turut dihadiri oleh Franciska Simanjuntak, S.H., MSE, selaku Direktur Bina Usaha Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Kehadiran beliau menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap perkembangan UMKM Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, beliau memberikan apresiasi atas inisiatif Go-Woman.id yang secara konsisten menghadirkan program pemberdayaan perempuan melalui edukasi bisnis, literasi digital, dan pengembangan kewirausahaan.

Beliau juga mendorong agar semakin banyak pelaku UMKM mampu meningkatkan daya saing produknya sehingga dapat berkembang dari pasar lokal menuju pasar nasional bahkan internasional.

 

Konsistensi Menjadi Kunci Sukses UMKM

Sesi berikutnya menghadirkan Siti Susanti, Wakil Bendahara Umum APRINDO, yang membawakan materi mengenai strategi membangun bisnis yang sehat dan bertumbuh.

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar UMKM bukanlah memulai usaha, melainkan menjaga konsistensi.

Beliau menekankan bahwa pelaku usaha harus memiliki komitmen untuk terus berjualan, memperbaiki kualitas produk, serta membangun kepercayaan konsumen secara berkelanjutan.

Selain itu, beliau menjelaskan pentingnya menentukan arah branding sejak awal, yaitu memilih apakah ingin membangun:

  • Branding nama usaha, atau
  • Branding produk.

Kejelasan strategi tersebut akan membantu konsumen mengenali produk dengan lebih mudah dan menghindari kebingungan di pasar.

Tidak hanya membahas pemasaran, beliau juga mengingatkan pentingnya kemampuan menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) secara tepat agar penggunaan bahan baku lebih efisien, biaya produksi terkendali, serta keuntungan usaha dapat dihitung secara sehat tanpa pemborosan.

Sebagai penutup sesi, dilakukan kurasi produk UMKM yang dibawa para peserta. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh masukan secara langsung mengenai kualitas produk, kemasan, hingga potensi pengembangannya agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Strategi Media Sosial Agar Produk Mudah Dicari Konsumen

Materi berikutnya dibawakan oleh Angela Adelia F., Co-Founder Goodthings sekaligus Content Creator.

Dalam paparannya, Angela menjelaskan bahwa media sosial kini bukan lagi sekadar tempat berbagi foto, tetapi telah menjadi mesin pencari baru bagi konsumen.

Ia membagikan berbagai strategi memanfaatkan platform seperti TikTok dan Instagram untuk meningkatkan penjualan secara signifikan.

Peserta juga diajarkan bagaimana:

  • membuat konten yang menarik perhatian dalam beberapa detik pertama,
  • memahami cara kerja algoritma media sosial,
  • menggunakan kata kunci (keyword) yang tepat agar konten lebih mudah ditemukan calon pembeli,
  • serta membangun komunikasi yang konsisten dengan audiens.

Melalui pendekatan tersebut, pelaku UMKM dapat meningkatkan jangkauan produk tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar.

 

Go-Woman.id: Mendorong Perempuan Indonesia Menjadi Lebih Berdaya

Sebagai penyelenggara acara sekaligus Founder & CEO Go-Woman.id, Catherina menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari sebuah kerinduan untuk melihat semakin banyak perempuan Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri melalui dunia usaha.

Menurutnya, perempuan memiliki potensi luar biasa yang sering kali belum sepenuhnya dikembangkan.

“Mengembangkan diri bukanlah tentang gender. Ini adalah tentang kesadaran bahwa setiap manusia telah diberikan kemampuan untuk berkarya, menciptakan sesuatu yang bermanfaat, dan menjadi berkat bagi banyak orang.”

Antusiasme Peserta Menjadi Bukti Besarnya Semangat Belajar

Sepanjang acara berlangsung, suasana seminar dipenuhi diskusi yang hidup.

Peserta aktif bertanya mengenai strategi pemasaran, branding, penentuan harga, hingga pengelolaan media sosial.

Bahkan, ketika sesi acara seharusnya berakhir, banyak peserta yang masih bertahan untuk berkonsultasi langsung dengan para narasumber. Antusiasme tersebut menjadi bukti bahwa kebutuhan akan edukasi bisnis praktis bagi perempuan Indonesia masih sangat besar.

Dukungan Sponsor Hadirkan Beragam Doorprize Menarik

Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya berbagai doorprize dari para sponsor yang memberikan apresiasi kepada peserta.

Doorprize berasal dari berbagai brand dan perusahaan yang mendukung perkembangan UMKM Indonesia, di antaranya:

  • Biore
  • Alfamart
  • Hotel Ciputra Cibubur
  • Acaraki Sparkling
  • DUST
  • Wardah
  • T-Bene
  • NutriSari
  • Bihunku
  • AL Klapertart
  • Sambal Dego-Dego

Dukungan para sponsor menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, media, dan komunitas merupakan fondasi penting dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan Indonesia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Gaya Hidup