Connect with us

Gaya Hidup

Felice, Putri Kebaya Istimewa yang Tumbuh Percaya Diri Lewat Dunia Modeling

WartaJakarta.comJakarta

Anggalang by Omar kembali menghadirkan ajang bergengsi Pemilihan Ratu & Putri Kebaya 2026, yang tahun ini memasuki penyelenggaraan keempat sejak pertama kali digelar pada 2022. Kegiatan tahunan berskala nasional ini tidak sekadar menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bagi perempuan Indonesia untuk mencintai, melestarikan, dan mempromosikan budaya berkebaya sebagai identitas bangsa.

Mengusung semangat bahwa kebaya merupakan simbol keanggunan, kecantikan, sekaligus martabat perempuan Indonesia, ajang ini memberikan ruang bagi peserta dari berbagai kelompok usia untuk mengembangkan potensi diri melalui berbagai pelatihan dan pembinaan. Kebaya yang dikenakan tetap mempertahankan nilai-nilai tradisional, namun dipadukan dengan sentuhan modern sehingga tetap relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan akar budaya.

Pemilihan Ratu & Putri Kebaya 2026 terbagi dalam empat kategori, yakni Putri Kebaya untuk usia 4–12 tahun, Ratu Kebaya untuk usia 13–20 tahun, Bunda Berkebaya bagi perempuan yang telah atau akan menikah, serta Ratu & Putri Kebaya Istimewa yang diperuntukkan bagi penyandang disabilitas. Kehadiran kategori inklusif ini menjadi bukti komitmen Anggalang by Omar dalam memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh perempuan Indonesia untuk berkarya, berprestasi, dan tampil percaya diri.

Selain memperoleh kebaya rancangan Anggalang by Omar, seluruh peserta mendapatkan pembekalan profesional, mulai dari Pageant Material, Public Speaking, Personal Branding, Broadcaster Class, Make Up Class, Catwalk Class, hingga edukasi mengenai sejarah dan filosofi kebaya. Program tersebut dirancang untuk membentuk karakter, meningkatkan kemampuan komunikasi, serta mempersiapkan peserta menjadi duta budaya yang mampu menginspirasi masyarakat.

Para finalis juga mengikuti berbagai kegiatan roadshow, yang menjadi sarana untuk menambah pengalaman tampil di depan publik, memperluas jejaring di dunia pageant dan fashion, sekaligus mengasah rasa percaya diri.

Ajang Ratu & Putri Kebaya 2026 berlangsung pada 10–12 Juli 2026 di One Belpark Mall, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari rangkaian One B Heritage Festival. Lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini merupakan gerakan budaya yang mengajak masyarakat untuk semakin bangga mengenakan kebaya sebagai warisan budaya Indonesia.

Di balik kemeriahan acara tersebut, tersimpan kisah inspiratif dari Felice, salah satu peserta kategori Ratu & Putri Kebaya Istimewa. Felice, yang merupakan penyandang autisme, membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan tampil percaya diri di atas panggung.

Sang ibu, Susi, mengungkapkan bahwa dunia modeling telah membawa perubahan besar dalam perkembangan putrinya. Menurutnya, sejak rutin mengikuti berbagai kegiatan modeling, Felice menunjukkan peningkatan yang sangat positif, baik dalam kemampuan berinteraksi maupun rasa percaya dirinya.

“Felice sekarang jauh lebih baik. Anak-anak autis memang harus terus dilatih supaya mereka ingat. Kalau sudah terbiasa, mereka akan lebih lancar. Memang mereka cenderung lebih kaku, jadi untuk mengganti pose atau model baru tidak bisa langsung, harus dilatih berkali-kali,” ujar Susi.

Ia menjelaskan bahwa proses belajar dilakukan secara bertahap dengan pendekatan yang menyenangkan. Setiap keberhasilan kecil selalu diberikan apresiasi agar Felice semakin termotivasi.

“Kami selalu memberikan reward setiap dia berhasil melakukan arahan. Kebetulan dia sangat suka Pocky, jadi sering kami jadikan hadiah. Bahkan dia pernah membuat mini vlog saat membeli Pocky di minimarket karena memang itu makanan favoritnya,” tuturnya sambil tersenyum.

Meski sebagai orang tua masih merasa perkembangan putrinya berlangsung perlahan, Susi justru banyak menerima apresiasi dari lingkungan sekitar. Teman-teman sekolah Felice merasa bangga melihat keberaniannya tampil di atas panggung.

“Kalau saya yang melihat setiap hari mungkin masih merasa ada yang kurang. Tapi teman-teman sekolahnya bangga sekali melihat dia bisa tampil seperti itu,” katanya.

Tak hanya di atas catwalk, Felice juga beberapa kali mengikuti kompetisi fotografi dan berhasil meraih penghargaan. Menurut Susi, ekspresi alami dan wajah fotogenik putrinya menjadi nilai lebih dalam setiap sesi pemotretan, termasuk saat mengikuti photoshoot di Akar Development Camp, tempat Felice belajar modeling.

Susi juga memberikan apresiasi kepada Anggalang by Omar, yang dinilainya menjadi sosok penting dalam perjalanan Felice mengenal dunia modeling. Baginya, Omar selalu membuka ruang bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk tampil tanpa menuntut kesempurnaan.

“Kak Omar itu luar biasa. Beliau membuka kesempatan selebar-lebarnya. Anak-anak seperti Felice tidak cukup hanya belajar, mereka juga harus diberi panggung untuk tampil. Kak Omar selalu welcome, tidak harus sempurna. Itu yang membuat kami sangat berterima kasih,” ungkapnya,Minggu ( 12/7) 2026 di Jakarta.

Kesempatan tampil secara rutin di berbagai panggung membuat perkembangan Felice semakin terlihat. Kini ia lebih memahami arahan, tidak mudah bingung, serta memiliki keberanian yang jauh lebih besar ketika tampil di hadapan banyak orang.

Menutup perbincangan, Susi berharap semakin banyak penyelenggara kegiatan yang memberikan kesempatan kepada anak-anak berkebutuhan khusus untuk menunjukkan kemampuan mereka.

“Kami berharap semakin banyak orang yang peduli dan mau memberikan panggung kepada anak-anak spesial seperti mereka. Tidak semua tempat mau menerima anak-anak berkebutuhan khusus. Semoga ke depan semakin banyak yang memberi kesempatan agar mereka bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya.”

Kisah Felice menjadi bukti bahwa kesempatan, dukungan keluarga, serta lingkungan yang inklusif mampu membuka jalan bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk berkembang. Melalui ajang Ratu & Putri Kebaya 2026, Anggalang by Omar tidak hanya melestarikan budaya berkebaya, tetapi juga menghadirkan panggung yang setara bagi setiap perempuan Indonesia untuk bersinar, menginspirasi, dan membuktikan bahwa setiap individu memiliki potensi luar biasa untuk berprestasi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Gaya Hidup