WartaJakarta.com – Jakarta
Manalu, Angelina Diana Sintauli, S.Ars., atau yang akrab disapa Angelina D.S.M., lahir di Samarinda pada 27 Januari 2001. Alumni Fakultas Teknik Arsitektur Universitas Brawijaya tahun 2021 ini dikenal memiliki banyak bakat sejak kecil, mulai dari musik, akting, fashion, dance, hingga cosplay.
Angelina telah membintangi berbagai FTV, film pendek, layar lebar, hingga iklan, serta meraih banyak prestasi di ajang fashion show, foto model, menyanyi, akting, dan cosplay.

Kini, Angelina menghadirkan karya terbarunya berupa single berjudul “Bodohnya Diriku”, sebuah lagu yang terinspirasi dari kisah nyata pengalaman pribadinya.
Lagu ini menceritakan tentang perasaan patah hati setelah ditinggalkan kekasih, namun membawa pesan kuat agar tidak terus larut dalam kesedihan, melainkan berani melangkah maju demi masa depan yang lebih baik.
“Lagu ini bukan sekadar rangkaian nada dan kata, tapi curahan hati yang aku tulis sendiri. Aku ingin setiap orang yang mendengarnya merasa ditemani, sekaligus dikuatkan untuk bangkit,” ujar Angelina kepada WartaJakata, Jumat( 8/8) 2025 di Jakarta.

Proses Produksi Musik:
Lyrics: Manalu, Angelina Diana Sintauli, S.Ars
Composed: Miftahul Ahyar
Produced: Papashabell Productions & Artadivas
Arranged: Candle Lowdy
Recorded at: Backbeat Studio
Mixed & Mastered: Artadivas
Vocal Directed by: Rosalina Samosir
Performed by: Manalu, Angelina Diana Sintauli, S.Ars
Backing Vocal: Rosalina Samosir
Produksi Video Musik
Production House: Tayang Gemilang
Model: Agwan
Executive Producer: Manalu, Angelina Diana Sintauli, S.Ars
Produced by: Agus Sugiarto & Dody Chandra
Director: Dicky Chelebes
D.O.P: Djojo Binangun
Assistant Camera: Dwi Bacex
Lighting: Tri Lampung
Editor: Ketut
Colorist & CGI: Yurian Rafi
Artistik: Yobel Bambang
Make-Up Artist: Risma Koto
BTS: Rahyudhy Putra
Dapat Didengarkan di Platform Musik
YouTube Music: Bodohnya Diriku
Spotify: Link
Joox: Link
Apple Music: Link
Tentang Pesan Lagu:
Setiap bait dalam “Bodohnya Diriku” adalah potongan cerita yang lahir dari hati. Angelina menulis lirik ini sebagai bentuk refleksi, diiringi aransemen musik yang hangat dan emosional.
Proses kreatif ini melibatkan tim musik yang profesional, serta kru video klip yang berhasil menerjemahkan makna lagu ke dalam visual yang menyentuh.
Angelina berharap lagu ini dapat diterima dan dinikmati oleh masyarakat luas, serta menjadi pengingat bahwa meskipun patah hati menyakitkan, selalu ada jalan untuk bangkit dan melangkah menuju masa depan yang lebih cerah.