Wartajakarta.com-Bekasi , Kreativitas anak-anak bertemu dengan semangat literasi dari berbagai penjuru Indonesia dalam Gebyar Kreasi VIII Jendela Puspita 2026. Diselenggarakan pada Sabtu, 10 Oktober 2026, di HARRIS Hotel Bekasi, kegiatan bertema “Asah Potensi, Raih Prestasi” ini menghadirkan kompetisi seni sekaligus ruang bagi peserta untuk menunjukkan bakat, membangun kepercayaan diri, dan mengembangkan kecintaan terhadap bahasa serta sastra Indonesia.
Menghadirkan dua agenda utama, yaitu Lomba Mewarnai dan Lomba Baca Puisi, Gebyar Kreasi VIII menjadi pertemuan antara kreativitas, pendidikan, dan literasi. Sebanyak 94 peserta mengikuti Lomba Mewarnai, sementara Lomba Baca Puisi menjangkau 68 peserta dari 25 kota dan kabupaten di 11 provinsi di Indonesia.
Capaian tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan seni dan literasi dapat menjadi ruang pertemuan bagi anak-anak, pelajar, serta masyarakat umum untuk berkarya, berkompetisi secara positif, dan saling menginspirasi.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Jendela Puspita bersama Komunitas Pegiat Literasi dan Budaya Nusantara, HARRIS Hotel Bekasi, serta Senniart EO. Kolaborasi berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menghadirkan kegiatan yang mempertemukan potensi individu dengan kesempatan untuk berkembang.
94 Peserta Tampilkan Kreativitas dalam Lomba Mewarnai
Sebanyak 94 peserta mengikuti Lomba Mewarnai yang terbagi dalam tiga kategori, yakni TK, SD kelas 1–3, dan SD kelas 4–6. Melalui perpaduan warna dan kreativitas masing-masing, para peserta menunjukkan keberanian untuk menuangkan gagasan ke dalam karya visual.
Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga memberikan pengalaman bagi anak-anak untuk mengembangkan imajinasi, melatih ketelitian, dan menghargai proses berkarya.
Berikut daftar pemenang Lomba Mewarnai Gebyar Kreasi VIII Jendela Puspita 2026.
Kategori TK
– Juara 1: Hasyinta
– Juara 2: Annisa
– Juara 3: Hana H
– Harapan 1: Freya
– Harapan 2: Maulida
– Harapan 3: Asyifa Hasna
Kategori SD Kelas 1–3
– Juara 1: Giovanna
– Juara 2: Syifa Syafitri
– Juara 3: Jasmine
– Harapan 1: Humaira
– Harapan 2: Noureen
– Harapan 3: Wafa
Kategori SD Kelas 4–6
– Juara 1: Filza Halwa
– Juara 2: Inara Hayfa
– Juara 3: Annisa Hayfa
– Harapan 1: Larasati Dwi
– Harapan 2: Keisha Zahra
– Harapan 3: Mutia Ashila
Lomba Baca Puisi Jangkau 11 Provinsi, 20 Finalis Tampil di Babak Final di Bekasi
Semangat literasi dalam Gebyar Kreasi VIII semakin terasa melalui Lomba Baca Puisi yang diikuti 68 peserta, terdiri atas 38 peserta kategori pelajar dan 30 peserta kategori umum. Para peserta berasal dari 25 kota dan kabupaten di 11 provinsi di Indonesia.
Jangkauan lintas daerah ini memberikan warna tersendiri bagi kompetisi. Puisi menjadi medium bagi peserta untuk menyampaikan gagasan, menghidupkan perasaan, dan menyuarakan pesan melalui kekuatan bahasa.
Setelah melewati tahapan seleksi, sebanyak 20 peserta terpilih sebagai finalis, masing-masing terdiri atas 10 finalis kategori pelajar dan 10 finalis kategori umum. Babak final diselenggarakan di Ballroom Lantai 6 HARRIS Hotel Bekasi.
Peserta yang berhalangan hadir secara langsung tetap memperoleh kesempatan mengikuti babak final melalui Zoom. Dengan demikian, keterbatasan jarak tidak serta-merta menutup peluang peserta untuk melanjutkan kompetisi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Mengusung tema “Dengan Kata Kurekat Makna, Dengan Bahasa Kubangun Bangsa”, lomba ini menegaskan pentingnya bahasa dan sastra sebagai sarana berekspresi sekaligus bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan terhadap identitas dan kebudayaan Indonesia.
Berikut para pemenang Lomba Baca Puisi Gebyar Kreasi VIII Jendela Puspita 2026.
Kategori Pelajar
– Juara 1: Gebriel Hamdan Muttaq
– Juara 2: Khansa Nafisa
– Juara 3: Riska Nurhaela
Kategori Umum
– Juara 1: Rian Hamzah
– Juara 2: Septyan Ika M
– Juara 3: Eko Riyanti
Juara Favorit
– Reyka Dwi Valensi M
Kolaborasi Sponsor Hadirkan Dukungan bagi Kreativitas dan Literasi
Terselenggaranya Gebyar Kreasi VIII Jendela Puspita 2026 turut didukung oleh berbagai perusahaan dan lembaga yang mengambil bagian dalam kegiatan ini. Para sponsor tersebut adalah Pegadaian, FIFGROUP, Nutracare, Kokola, Dompet Dhuafa, Luck Milk, Want-Want, Hoka-Hoka Bento, KidZania, Femmy Kalbe, Tekko, dan Cleo
Keterlibatan para sponsor menjadi bagian dari kolaborasi yang mendukung terselenggaranya ruang kreativitas dan literasi bagi anak-anak, pelajar, serta masyarakat umum. Dukungan lintas sektor seperti ini membuka peluang bagi dunia usaha untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan yang mempertemukan pendidikan, seni, budaya, dan pengembangan potensi generasi muda.
Di tengah kebutuhan akan ruang pengembangan bakat yang positif, sinergi antara penyelenggara, mitra kegiatan, dan sponsor memiliki arti penting. Bukan hanya dalam mendukung pelaksanaan acara, tetapi juga dalam memperluas kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengalaman, membangun kepercayaan diri, dan merayakan hasil karya mereka.
Gebyar Kreasi VIII memperlihatkan bagaimana sebuah kegiatan seni dan literasi dapat menjadi titik temu antara semangat berkarya masyarakat dan dukungan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan potensi generasi muda.
Jendela Puspita Dorong Ruang Berkarya yang Berkelanjutan
Melalui Gebyar Kreasi VIII Jendela Puspita 2026, Jendela Puspita kembali menghadirkan kegiatan yang mempertemukan kreativitas, kompetisi, dan literasi dalam satu ruang kolaborasi.
Bagi para peserta, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk berani tampil, mengasah kemampuan, serta memperoleh pengalaman berharga. Bagi masyarakat, kegiatan ini menghadirkan ruang untuk menyaksikan tumbuhnya potensi dan semangat berprestasi. Sementara bagi para mitra dan sponsor, kolaborasi ini menjadi bagian dari dukungan nyata terhadap kegiatan positif yang melibatkan peserta dari beragam latar belakang dan wilayah.
Semangat “Asah Potensi, Raih Prestasi” pun tidak berhenti pada pengumuman para pemenang. Lebih dari itu, semangat tersebut menjadi pengingat bahwa setiap anak dan setiap individu memiliki potensi yang layak diberi ruang untuk tumbuh.
Jendela Puspita berharap kegiatan serupa dapat terus berkembang sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan dunia pendidikan, seni, budaya, literasi, dan dunia usaha. Dengan dukungan yang berkelanjutan, semakin banyak kesempatan dapat tercipta bagi generasi kreatif Indonesia untuk berkarya, berprestasi, dan mencintai literasi.