WartaJakarta.com – Jakarta
Di balik kemeriahan ajang Pemilihan Ratu & Putri Kebaya 2026 One B Heritage Festival, hadir sosok inspiratif yang mencuri perhatian. Dialah Graciella, perempuan berusia 26 tahun dengan Down syndrome yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya, percaya diri, dan menginspirasi banyak orang.
Graciella tampil sebagai peserta pada kategori Ratu & Putri Kebaya Istimewa, kategori yang dikhususkan bagi penyandang disabilitas. Keikutsertaannya menjadi bukti bahwa ajang yang digagas Anggalang by Omar tidak hanya mengedepankan kecantikan dan penampilan, tetapi juga memberikan ruang yang setara bagi seluruh perempuan Indonesia untuk mengembangkan potensi diri.
Sang ibu, Elia, mengungkapkan bahwa dirinya telah lama mencari wadah yang mampu mengembangkan bakat dan kepercayaan diri putrinya. Kesempatan itu akhirnya datang ketika Graciella diajak bergabung dalam ajang Ratu & Putri Kebaya 2026.
“Saya memang sudah lama mencari kegiatan seperti ini. Kebetulan ada yang mengajak saat Graciella bekerja di Kopi Kamu. Saya tanya ke Graciella, mau ikut tidak? Dia langsung bilang mau. Saya ceritakan ada fashion show dan berbagai kegiatan, dia sangat antusias,” ujar Elia.
Bagi Graciella, dunia fashion show bukanlah pengalaman baru. Ia telah beberapa kali mengikuti berbagai kegiatan seni dan pertunjukan. Setiap kesempatan tampil selalu dimanfaatkannya untuk melatih keberanian, meningkatkan rasa percaya diri, sekaligus memperluas pergaulan.
Elia pun selalu mendukung setiap kegiatan yang dapat membantu putrinya berkembang.
“Kalau Kak Omar mengadakan fashion show atau kegiatan apa pun, saya selalu ikutkan. Saya ingin anak saya terus berkembang, bukan hanya berada di rumah. Dia juga homeschooling tiga kali seminggu, rutin berenang, suka vokal, dan sekarang sedang mencari kelas tari. Aktivitas seperti ini membuat dia lebih semangat menjalani hari,” katanya,Minggu ( 12/7) 2026 di Jakarta.
Rutinitas Graciella pun terbilang padat. Selain mengikuti homeschooling, ia bekerja di Kopi Kamu, aktif berlatih renang, serta mengikuti berbagai kegiatan pengembangan diri. Menurut Elia, jadwal yang teratur membuat putrinya semakin mandiri dan disiplin.
“Kalau ada kegiatan seperti ini, dia justru bangun lebih pagi. Dia hafal jadwalnya sendiri. Hari Selasa bekerja di Kopi Kamu, lalu renang dan kegiatan lainnya. Dia senang kalau punya aktivitas,” ungkap Elia, Minggu ( 12/7) 2026 di Jakarta.
Perjalanan mendampingi anak berkebutuhan khusus tentu tidak selalu mudah. Namun bagi Elia, setiap tantangan menjadi motivasi untuk terus memberikan kesempatan terbaik bagi putrinya agar dapat tumbuh, belajar, dan bersosialisasi dengan lingkungan.
“Namanya anak berkebutuhan khusus memang tidak mudah. Tapi saya percaya ini titipan Tuhan yang harus kami dampingi sebaik mungkin. Saya ingin anak saya sukses, punya pengalaman, dan bisa bersosialisasi. Lingkungan di sini juga sangat mendukung. Pak Omar sabar dan benar-benar memberikan perhatian kepada peserta berkebutuhan khusus. Itu yang membuat saya merasa nyaman mengikuti setiap kegiatannya,” tuturnya.
Keikutsertaan Graciella di ajang Pemilihan Ratu & Putri Kebaya 2026 bukan sekadar mengejar prestasi atau gelar. Lebih dari itu, ajang ini menjadi ruang baginya untuk terus bertumbuh, mengekspresikan diri, dan menunjukkan bahwa perempuan penyandang disabilitas memiliki kemampuan, mimpi, dan kesempatan yang sama untuk berprestasi.
Melalui balutan kebaya, Graciella tidak hanya menampilkan keanggunan sebagai warisan budaya Indonesia, tetapi juga membawa pesan kuat tentang keberanian, kesetaraan, dan semangat pantang menyerah. Sosoknya menjadi inspirasi bahwa setiap perempuan memiliki cahaya dan potensi untuk bersinar, apa pun latar belakang dan kondisinya.
Di panggung Ratu & Putri Kebaya 2026, Graciella membuktikan bahwa kepercayaan diri, ketulusan, dan semangat untuk terus berkembang adalah kecantikan yang sesungguhnya. Ia menjadi wajah dari semangat inklusivitas yang diusung ajang ini sekaligus mengingatkan bahwa budaya Indonesia akan semakin indah ketika mampu merangkul semua anak bangsa tanpa terkecuali.