Connect with us

Teknologi

Hadirkan Layanan Syariah, Cashlez Gandeng Duha Syariah

Wartajakarta.com-Fintech payment gateway Cashlez terus mengembangkan layanan financing dengan menggandeng bank dan non-bank di Indonesia. Kali ini, Cashlez menggandeng
Duha Syariah, platform pembiayaan daring berdasarkan prinsip syariah yang terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Peresmian Kerjasama Virtual oleh Suwandi, CEO Cashlez (Ki) dan Hot Asi, CEO Duha Syariah (Ka)Melalui kerjasama ini, merchant Cashlez yang berada di pulau Jawa dapat mengajukan pembiayaan berbasis syariah melalui aplikasi Duha Syariah. “Kami menghadirkan layanan pembiayaan syariah ini agar merchant dapat memiliki pilihan lain dalam mengajukan pembiayaan yang transaksinya
sesuai dengan syariat Islam, bebas riba dan transparan. Harapan kami semoga dapat memberikan kemudahan bagi merchant untuk menjalankan aktivitas bisnis dan ibadah,” ujar Suwandi, CEO
Cashlez.

Suwandi menambahkan pembiayaan dari Duha Syariah dapat dimanfaatkan untuk membeli barang
atau segala keperluan untuk kebutuhan pengadaan barang modal kerja, pembiayaan juga tersedia
untuk paket perjalanan umroh dan wisata halal. Selain itu, pembiayaan dari Duha Syariah juga dapat
menggunakan skema invoice financing “Sejalan dengan misi Duha Syariah yaitu mendorong umkm naik kelas, harapannya Duha Syariah
dapat membantu merchant Cashlez untuk dapat memajukan usahanya dengan pembiayaan syariah
yang bebas Riba.” Ujar Hot Asi, CEO Duha Syariah.

Duha Syariah menjadi partner strategis bagi Cashlez karena meskipun baru beroperasi selama satu
tahun lebih, Duha Syariah terus melakukan inovasi dari sisi produk dan layanan sehingga memiliki banyak pengguna dan terus mengalami peningkatan.

“Kami yakin melalui Duha Syariah akan banyak merchant kami yang merasakan manfaatnya, baik bagi usaha mereka maupun dalam beribadah. Memang saat ini masih untuk merchant yang
berdomisili di pulau Jawa, namun nantinya akan dibuka secara bertahap di kota lain.” Tutup Suwandi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

More in Teknologi