Connect with us

Nasional

Ketua Umum Relawan ProGib Nusantara Nilai Prabowo Subianto Tampil Secara Substansial sesuai Tema Debat dalam Debat Ketiga yang lalu

Wartajakarta.com– Relawan ProGib Nusantara (PGN) dan Penerus Negeri bersinergi menyelenggarakan acara nonton bareng bersama sejumlah pendukung dan organisasi relawan pendukung Prabowo-Gibran di Chandaka Venue & Dining, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (7/1/2023) malam. Kegiatan ini dilakukan atas kolaborasi sejumlah relawan pendukung paslon nomor urut 2 tersebut, yakni Relawan ProGib Nusantara, Penerus Negeri, Garuda Indonesia Maju, RepNas Indonesia Maju, Relawan PRIDE dan BePRO.

“Alhamdulilah pada malam hari ini mendapatkan sambutan positif dan antusias dari rekan-rekan relawan, ada kurang lebih 300 orang yang turut hadir dan memadati restoran Chandaka Venue – Dining. Ini pertanda yang sangat positif dan menunjukkan bahwa relawan paslon Prabowo Gibran militan, antusias, bisa berkolaborasi dan bersinergi dan siap meraih kemenangan pada 14 Februari 2024 nanti,” kata Ketua Umum Relawan ProGrib Nusantara, Hafif Assaf.

Tema debat kali ini adalah mengenai pertahanan, keamanan, hubungan internasional, geopolitik, globalisasi dan politik luar negeri. Menurut Hafif, Prabowo yang kini juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) RI telah memiliki pengetahuan dan pengalaman yang sangat memadai di bidang ini. Sehingga penampilan calon presiden (capres) nomor urut 2 itu dinilai mampu menjawab semua pertanyaan sesuai substansi tema debat.

“Pak Prabowo sudah melakukan dan berpengalaman dalam hal pertahanan, hubungan internasional dan geopolitik, bukan hanya sekadar teori dan retorika,” ujar Hafif.

Dia mengatakan, hal itu terbukti dengan posisi Indonesia yang diakui oleh dunia internasional sebagai negara yang disegani, baik di kawasan Asia maupun global. Selain itu, industri pertahanan Tanah Air juga semakin berkembang semenjak kepemimpinan Pak Jokowi dan era kementerian Petahanan di bawah Pak Prabowo.

“Saya yakin bahwa Bapak Prabowo selain memiliki rekam jejak yang cukup lama dan matang di TNI AD dan Kemenhan, juga memiliki relasi dan hubungan internasional yang sangat baik selama menjabat Menhan, bahkan sudah menjalin kerja sama dengan berbagai negara. Sehingga kapasitas pertahanan Indonesia dan industri alusista dalam negeri makin baik dan berkembang dengan teknologi modern dan mutakhir,” ungkap dia.

Di sisi lain, Hafif turut angkat suara mengenai polemik alutsista milik TNI yang masih baru dan yang sudah dipakai. Menurut dia, alat pertahanan yang dimiliki Indonesia tentu mengedapankan sifat aman dan telah disesuaikan dengan tantangan zaman, serta postur anggaran negara.

“Tentunya dalam mengelola anggaran negara, kita memiliki skala prioritas. Efesiensi anggaran harus dipertimbangkan sesuai postur APBN secara efektif dan terukur, sehingga dapat memenuhi kebutuhan alusista dalam negeri,” jelas Hafif.

Sebagai penutup, Hafif juga menyampaikan rasa kekecewaannya pada paslon Capres lainnya yang tidak memanfaatkan kegiatan debat ini secara optimal untuk pembahasan program serta gagasan, tetapi lebih kepada hal yang bersifat retorika semata dan non-substansial.

“Harapannya di sisa debat Capres dan Cawapres yang masih akan dilaksanakan nanti, dapat lebih membahas substansi gagasan dan pemikiran dari masing-masing paslon agar rakyat dengan jelas dapat memilih pemimpin yang berpengalaman dan memiliki visi serta misi yang jelas untuk Indonesia Emas 2045 nanti.” tutup Hafif.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

More in Nasional