WartaJakarta.com – Jakarta
Mengawali tahun 2026, tepatnya pada Februari, band rock REBORN resmi menunjukkan eksistensinya di industri musik Tanah Air dengan merilis album perdana. Album ini sekaligus menandai kembalinya Raden Mas Abdillah Albert atau Allan, mantan vokalis band ANFAS, ke panggung musik rock Indonesia.
Dikenal dengan karakter vokal kuat dan jiwa rock yang kental, Allan menyebut REBORN sebagai simbol kelahiran kembali perjalanan musikalnya.

“REBORN adalah bentuk comeback sekaligus awal baru dalam perjalanan musik saya,” ujar Allan.
REBORN diperkuat oleh Allan (vokal), Arya (gitar), Ghani (bass), Tio (drum), dan Nika (keyboard). Selain itu, Adol turut berperan sebagai penulis lagu meski bukan personel tetap. Salah satu karya paling menonjol dalam album ini adalah lagu berjudul “Father”.
Album perdana REBORN berisi sejumlah lagu orisinal, di antaranya Father, Till Die, Bintang Jalan Raya, dan Fight For It. Tak hanya itu, REBORN juga menghadirkan tiga lagu cover dari band legendaris Led Zeppelin, yakni Immigrant Song, Rock and Roll, dan Black Dog.
“Influence kami memang classic rock. Led Zeppelin jadi salah satu pengaruh terbesar kami, makanya di album ini kami juga membawakan tiga lagu mereka,” ungkap Allan.

Lagu “Father”, Emosi yang Jujur dalam Balutan Rock
Lagu “Father” menjadi karya paling emosional di album ini. Lagu tersebut terinspirasi dari kisah pribadi Allan yang kehilangan sosok ayah. Liriknya ditulis oleh Adol, yang tergerak setelah melihat unggahan Allan tentang mendiang ayahnya.
“Waktu saya kirim liriknya ke Allan, reaksinya langsung emosional. Dia bilang lagu itu bikin dia nangis. Dari situ akhirnya lagu ini benar-benar digarap serius,” cerita Adol.
Lagu ini diharapkan menjadi representasi perasaan banyak anak yang kehilangan sosok ayah, sekaligus menjadi media penyaluran emosi melalui musik rock yang sarat makna.
“Tema lagu ini sangat dalam, tapi tetap rock. Saya rasa banyak orang punya perasaan yang sama, hanya belum tersalurkan lewat karya,” tambah Allan.
Perjalanan Panjang Allan hingga Lahirnya REBORN.
Perjalanan Allan di dunia musik rock dimulai sejak 2010. Ia merupakan murid dari guru vokal sekaligus musisi legendaris Doddy Katamsi. Pada masa itu, Allan mendirikan band ANFAS Rock Generation bersama Marlon (drum), Monang (gitar), dan Yomi (bass).
ANFAS merilis single perdana “Di Mana Janjimu” pada 2011, yang mendapat sambutan luas di radio, ringback tone, hingga karaoke di seluruh Indonesia. Kesuksesan tersebut berlanjut dengan perilisan album “Rock Generation” pada 2012, yang diluncurkan di Warung Apresiasi (Wapres) Bulungan, Jakarta Selatan, dan dihadiri sejumlah musisi rock senior.
Album tersebut bahkan membawa ANFAS tampil hingga ke Johor Bahru, Malaysia, sebelum akhirnya band ini vakum pada 2014 karena Allan harus fokus pada bisnis di luar kota.
Upaya comeback sempat dilakukan pada 2021 melalui perilisan ulang karya ANFAS di platform digital. Namun, pandemi Covid-19 membuat langkah tersebut belum berjalan maksimal.
Momentum kebangkitan kembali hadir pada 2024, ketika Allan dan Arya sepakat membentuk band baru bernama REBORN, sebagai simbol kelahiran kembali dan kedewasaan bermusik.
Menuju Babak Baru Rock Indonesia.
Puncaknya, di penghujung 2025, REBORN tampil perdana di event “Rock N Roll Friday” garapan Uthie Project dan 4,5% Production, sekaligus menjadi bagian dari aksi donasi “Pray For Sumatra”, yang digelar pada Jumat (19/12/2025) tahun lalu di Celebrity KTV Glamz, Jakarta Selatan.
Sejak saat itu, REBORN aktif kembali tampil di berbagai panggung, radio, hingga televisi. Band ini memastikan album perdana mereka resmi dirilis pada awal 2026, membawa warna dan energi baru bagi skena rock Indonesia.
“Insya Allah akan ada album berikutnya. Setelah launching ini, kami akan langsung mulai produksi lagi,” tutup Allan kepada WartaJakarta, Rabu (4/2/2026) di Jakarta.
Di akhir, REBORN menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan mereka, termasuk Uthie Project, 4,5% Production, serta semua pihak yang terus menghidupkan semangat rock Tanah Air.