Wartajakarta.com-Pada hari Kamis (20/4) atau tepat dua hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 H, Yayasan Visi Maha Karya mengadakan acara pemberian santunan berupa penyaluran kaki palsu untuk difabel tunadaksa,Al Qur’an Braille untuk difabel tunanetra, paket santunan serta kado lebaran bagi yatim dan dhuafa.
Acara yang berlangsung di kantor Yayasan Visi Maha Karya dibilangan Cirendeu, Ciputat, Tangsel ini
merupakan acara puncak dari kegiatan Berburu Berkah Ramadhan (BBR) 2023 yang rangkaian kegiatannya itu sendiri dimulai sejak awal bulan suci Ramadhan 1444 H.
“Keberhasilan acara puncak Berburu Berkah Ramadhan ini berkat semangat antara relawan dan donatur Visi Maha Karya sejak awal bulan Ramadhan untuk berbagi kebahagiaan sebagai mana semangat lagu kebangsaan Indonesia Raya pada Stanza ke-2 yaitu untuk mewujudkan Indonesia
yang bahagia” ujar Salis Maulana selaku Ketua Yayasan Visi Maha Karya dalam
sambutan pembukanya.
Sebagai lembaga kemanusiaan yang konsisten memberikan perhatian lebih terhadap keberadaan difabel tunadaksa dari keluarga tidak mampu dan berkat dukungan dari para para donatur, berbagai lembaga dan perusahaan yang terlibat dalam kegiatan BBR ditahun ke-11 ini,selama sebulan penuh Yayasan Visi Maha Karya berhasil menghimpun donasi dan dapat menyalurkan bantuan berupa 32 unit kaki palsu untuk 32 orang difabel tunadaksa, 1000 paket
santunan dan 850 kado lebaran bagi yatim dan dhuafa, 55 paket Al Qur’an Braille, 7437 paket iftar serta mengadakan dapur umum Ramadhan selama satu bulan penuh untuk menyediakan paket sahur serta berbuka di daerah terdampak bencana gempa bumi Cianjur beberapa waktu
yang lalu.
Acara puncak Berburu Berkah Ramadhan kali ini dapat terselenggara berkat dukungan para relawan,
donatur dan kerjasama antara Yayasan Visi Maha Karya dengan beberapa perusahaan diantaranya Bank Indonesia, Pelindo, FIFGROUP, PT Indonesia Steel Tube Works, Bank Syariah Indonesia, PT MAKA, PT Tigaraksa Satria, Big Alpha Indonesia, PT Bukit Asam, MTT Telkomsel, BSI
Maslahat, Perusahaan Gas Negara, Primaya Hospital, CNAF, Besins Healthcare, Yayasan Insan
Mulia PAMA dan Snowy English.