Wartajakarta.com-Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) menyelenggarakan Takiimat Media dalam rangka peluncuran tema dan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48 Perpusnas pada Senin, 13 April 2026, di Executive Lounge Lantai 24, Gedung Perpusnas, Jakarta.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menyampaikan arah kebijakan Perpusnas sekaligus memperkuat komitmen dalam pembangunan literasi nasional di tengah dinamika kebijakan efisiensi.
Taklimat media tersebut akan menghadirkan jajaran pimpman Perpusnas, dengan penyampaian utama oleh Sekretaris Utama yang mewakili Kepala Perpusnas, E. Aminudin Aziz didampingi Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi, Suharyanto dan Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan, Adin Bondar serta Perancang desain logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Perpusnas, Prakas Agrestian. Forum ini menjadi ruang komunikasi publik untuk menyampaikan posisi dan arah strategis Perpusnas kepada media dan masyarakat secara terbuka, terukur, dan berbasis dampak.
Mengusung tema “46 Tahun Perpusnas: Merawat Pustaka, Memartabatkan Bangsa”, Perpusnas menegaskan bahwa pengelolaan pengetahuan yang berkelanjutan akan mendorong tumbuhnya literasi, yang pada akhimya membentuk bangsa yang cerdas dan bermartabat. Tema ini menjadi narasi utama dalam seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-46 sekaligus arah komunikasi publik Perpusnas secara nasional.
Peluncuran tema dan logo HUT ke-46 ini tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi menjadi penegasan arah strategis lembaga dalam memperkuat peran perpustakaan sebagai penggerak literasi dan pusat pengetahuan masyarakat. Di tengah kebijakan efisiensi, Perpusnas menegaskan bahwa layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal melalui penajaman prioritas dan penguatan kualitas layanan, baik layanan fisik maupun digital.
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Perpusnas terus memperkuat berbagai program literasi yang berdampak langsung kepada masyarakat. Program tersebut antara lain Relawan Literasi Masyarakat, Bantuan Bahan Bacaan Bermutu, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi, serta pengembangan perpustakaan pada Sekolah Rakyat, yang secara nyata memperluas akses pengetahuan hingga ke berbagai lapisan masyarakat.
Logo HUT ke-46 Perpusnas yang akan diluncurkan merepresentasikan harmoni pengetahuan melalui Integrasi elemen visual yang mencerminkan perjalanan institusi, keterbukaan akses informasi, serta pertumbuhan literasi. Angka 46 melambangkan konsistensi Perpusnas dalam
membangun budaya baca, sementara bentuk buku terbuka menjadi simbol akses pengetahuan yang inklusif, dengan warna biru dan hijau yang mencerminkan kepercayaan, pertumbuhan, dan kebertianjutan.
Peluncuran tema dan logo ini menjadi penanda awal rangkaian peringatan HUT ke-46 Perpusnas yang puncaknya akan diselenggarakan pada 17 Mei 2026, bertepatan dengan Hari Buku Nasional. Momentum tersebut menegaskan pentingnya literasi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Dalam konteks tersebut, Perpusnas terus mendorong penguatan ekosistem literasi melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, komunitas, dunia pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Selain itu, Perpusnas juga menginisiasi berbagai kegiatan literasi strategis, termasuk penghimpunan karya tulis populer dan kurasi buku-buku berpengaruh sebagai bagian dari penguatan budaya baca dan pengelolaan pengetahuan secara berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan HUT ke-46 Perpusnas akan melibatkan berbagai aktivitas edukatif, ilmiah, dan partisipatif masyarakat yang dirancang untuk memperluas jangkauan literasi serta memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat. Momentum ini sekaligus menjadi ajakan kepada seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama membangun budaya literasi yang inklusif dan berkelanjutan.
Perpusnas menegaskan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca, tetapi merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang cerdas, kritis, dan berdaya saing. Melalui peringatan HUT ke-46 ini, Perpusnas mengajak seluruh masyarakat untuk terus merawat pengetahuan dan memperkuat literasi sebagai jalan menuju bangsa yang bermartabat.