Connect with us

Jakarta

Bye Drama Santan Pecah dan Bau Prengus! Ini Rahasia Sukses Bikin Gulai Kambing Lebaran ala Sasa Santan

 

Wartajakarta.com-– Momen Idul Adha selalu dinanti sebagai waktu terbaik untuk berkumpul dan menyantap hidangan spesial bersama keluarga. Salah satu sajian yang identik dengan momen ini adalah gulai kambing, olahan daging kurban yang kaya rempah dan selalu dinanti di meja makan. Namun, di balik kelezatannya, memasak gulai kambing sering kali menjadi tantangan tersendiri, mulai dari aroma prengus daging, bumbu yang kurang meresap,
hingga risiko santan pecah yang bisa memengaruhi cita rasa masakan.

Memahami tantangan tersebut, Sasa Santan hadir mengawal momentum hari raya melalui program “Sasa Santan Gulai Kambing Idul Adha 2026”. Melalui inisiatif ini, Sasa Santan membagikan rahasia memasak gulai kambing yang praktis, lezat, dan mudah diolah agar momen makan bersama keluarga semakin hangat.

Kunci dari sajian gulai kambing yang nikmat terletak pada pemilihan santan yang tepat. Terbuat dari kelapa asli dengan kekentalan yang pas, Sasa Santan berfungsi sebagai “pengikat rempah” yang membantu bumbu gulai meresap lebih sempurna ke serat daging. Keunggulan ini juga membantu mengurangi aroma prengus khas kambing, sehingga menghasilkan sajian gulai yang lebih gurih, creamy, kaya rempah, dengan kuah santan yang tidak mudah pecah saat dimasak.

Untuk membantu masyarakat menghadirkan sajian gulai kambing yang lebih praktis dan anti-gagal di rumah, Sasa Santan juga membagikan inspirasi resep dan tips memasak
sederhana berikut:
Bahan Utama:
500 gram daging kambing dan 1 liter Sasa Santan Cair Omega 3.
Bumbu Halus:
3 butir kemiri, 1 sdm ketumbar, 1 cm jahe, 1 cm kunyit, 1/4 sdt jintan, 1/4 sdt pala bubuk, 2
siung bawang putih, 5 butir bawang merah, dan 3 buah cabai rawit.
Bumbu Cemplung:
2 cm kayu manis, 1 batang serai memarkan, 5 butir cengkeh, 1 lembar daun salam, 1 cm
lengkuas, 2 lembar daun jeruk purut, 4 buah kapulaga, serta gula dan garam secukupnya.
Cara Memasak & Tips Anti Gagal ala Sasa Santan:
1. Simpan daging kambing di lemari es tanpa dicuci terlebih dahulu untuk membantu
menjaga tekstur tetap empuk dan mengurangi aroma prengus, lalu cuci sesaat sebelum
dimasak.
2. Tumis bumbu halus bersama kayu manis, daun salam, lengkuas, daun jeruk, dan serai
hingga harum agar aroma rempah lebih keluar dan bumbu meresap sempurna.
3. Masukkan daging kambing, lalu aduk rata hingga berubah warna sebelum
menambahkan cengkeh, gula, dan garam sesuai selera.
4. Tuangkan Sasa Santan Cair secara perlahan, lalu kecilkan api sambil terus diaduk agar
kuah tetap creamy, stabil, dan tidak mudah pecah saat dimasak.
5. Masak hingga daging empuk dan bumbu meresap sempurna, lalu sajikan dengan
taburan bawang goreng untuk menghasilkan gulai kambing yang gurih, kaya rempah,
dan nikmat disantap bersama keluarga.
“Idul Adha bukan hanya tentang tradisi berbagi, tetapi juga momen merawat kebersamaan di
rumah lewat sajian yang dinikmati bersama keluarga. Karena itu, Sasa Santan hadir
mendampingi masyarakat agar semakin percaya diri dalam menyajikan gulai kambing yang
gurih dan kaya rempah tanpa khawatir santan pecah atau aroma prengus,” ungkap Wiwin
Winiarti, Marketing Manager PT Sasa Inti.

Semangat memasak tanpa drama ini diwujudkan Sasa Santan melalui berbagai aktivitas edukasi dan kebersamaan. Di Masjid At-Tin TMII Jakarta, masyarakat turut berpartisipasi dalam kompetisi memasak “Kreasi Gulai Kambing Paling Gurih & Nikmat Bersama Sasa Santan”.

Di acara tersebut, Sasa juga membagikan 1.000 porsi gulai siap santap yang menggugah selera. Tak hanya di Jakarta, Sasa Santan juga mendistribusikan 46.000 sampling kit gratis beserta buku panduan memasak ke lebih dari 400 masjid di wilayah Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sulawesi. Melalui rangkaian edukasi dan distribusi produk ini, Sasa Santan berharap semakin banyak keluarga Indonesia dapat menikmati momen Idul Adha dengan sajian gulai kambing yang lebih lezat, praktis, dan penuh kehangatan bersama keluarga.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Jakarta