Connect with us

Ragam

Faira Nur Felisha, Anak Berbakat yang Konsisten Menjaga Prestasi dan Budaya

WartaJakarta.comJakarta
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda Indonesia. Faira Nur Felisha ( 11Tahun), siswi SD Muhammadiyah kelas 6  Al-Qabiir asal Tenggarong, Kalimantan Timur.  Anak ke 3 dari 3 bersaudara Pasangan dari  H.Adi dan Hj.Afni  , berhasil meraih Anugerah Anak Indonesia Awards (AAIA) 2026 kategori Seni dan Budaya. Penghargaan tersebut diserahkan pada Minggu (19/7/2026) di Auditorium Abdurrahman Saleh, RRI Pusat Jakarta sebagai bentuk apresiasi kepada anak-anak Indonesia yang berprestasi di berbagai bidang.

Faira, yang akrab disapa Faira atau Rara, dikenal sebagai sosok anak berbakat yang telah mengenal dunia modeling sejak usia dua tahun. Dalam perjalanan yang masih sangat muda, ia telah aktif mengikuti berbagai kegiatan fashion, photoshoot di beberapa kota, hingga ajang kompetisi tingkat daerah maupun nasional. Deretan prestasi yang diraihnya menjadi bukti nyata bahwa Faira memiliki dedikasi tinggi dalam menekuni bidang yang dicintainya.

Sejumlah pencapaian yang pernah diraih Faira antara lain Runner Up 1 Little Miss Grand Model Indonesia Kaltim 2023, Runner Up 2 Mini Miss Global Indonesia 2023, serta Grand Winner Puteri Kebudayaan Cilik Indonesia 2024 kategori B di Bandung. Prestasi tersebut menegaskan bahwa Faira bukan hanya aktif sebagai model cilik, tetapi juga memiliki potensi besar dalam dunia seni dan budaya.

Tidak hanya berbakat di bidang modeling, Faira juga dikenal multitalenta. Ia aktif menari, menyanyi, mendongeng, membaca puisi, hingga seni peran. Keberagaman bakat ini memperlihatkan bahwa Faira memiliki kemampuan yang terus berkembang dan dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak seusianya.

Salah satu hal yang membuat Faira semakin menonjol adalah kehadiran program “FAIRA GERECEK” atau Gerakan Edukasi Cinta Etam akan Kebudayaan. Program ini telah dijalankannya selama hampir tiga tahun sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal Kalimantan Timur. Melalui edukasi, lagu budaya, dan berbagai kegiatan kebudayaan, Faira mengajak anak-anak dan masyarakat untuk mencintai serta menjaga warisan budaya daerah.

Bagi Faira, penghargaan AAIA 2026 bukan sekadar trofi, melainkan pengakuan atas perjalanan panjang yang telah ia jalani sejak kecil. Saat namanya diumumkan sebagai penerima penghargaan, ia mengaku merasa haru dan bangga.

“Alhamdulillah dan terima kasih. Faira senang sekali dan bangga. Faira juga tidak menyangka bisa terpilih karena prosesnya melalui seleksi berdasarkan rekam jejak prestasi,” ungkap Faira kepada WartaJakarta. Senin ( 20/7) 2026 di Jakarta.

Penghargaan ini ia persembahkan untuk keluarga, terutama sang ibu yang selalu mendampingi, serta Uncle Rizal yang membimbingnya selama menekuni dunia modeling dan seni.

Meski telah meraih penghargaan tingkat nasional, Faira tidak ingin cepat berpuas diri. Ia menganggap setiap pencapaian sebagai motivasi untuk terus belajar, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan semangat itu, Faira berharap FAIRA GERECEK dapat berkembang menjadi gerakan edukasi budaya yang lebih luas, bahkan dikenal hingga tingkat internasional.

Ke depan, Faira juga memiliki cita-cita besar untuk membawa nama Kutai Kartanegara dan Kalimantan Timur ke panggung dunia melalui promosi budaya Indonesia. Tak hanya itu, ia juga menyimpan impian untuk dapat melangkah ke ajang Puteri Indonesia agar memiliki ruang lebih luas dalam memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara.

Di tengah kesibukannya sebagai pelajar, model cilik, dan pegiat budaya, Faira tetap mampu menjaga keseimbangan berkat dukungan penuh dari kedua orang tua yang selalu mengatur jadwalnya dengan baik. Dukungan keluarga menjadi fondasi penting yang membuatnya tetap semangat dalam menjalani aktivitas sekolah, latihan, dan kompetisi.

Menutup pesannya, Faira memberikan motivasi kepada anak-anak Indonesia agar tidak takut menghadapi kegagalan.

“Jangan takut menghadapi kegagalan. Teruslah berproses, belajar, dan jalani semuanya dengan hati yang senang. Kerja keras tidak akan mengkhianati hasil,” ujarnya.

Semangat, prestasi, dan kepedulian Faira Nur Felisha terhadap budaya menjadi bukti bahwa anak-anak Indonesia mampu menjadi duta budaya sejak usia dini. Melalui karya dan dedikasinya, Faira tidak hanya mengharumkan nama Kutai Kartanegara dan Kalimantan Timur, tetapi juga membawa harapan besar bagi pelestarian budaya Indonesia di masa depan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Ragam