Connect with us

Ragam

Dari Gianyar untuk Indonesia, Kakak-Adik Krishna dan Vidya Raih Prestasi di Model of Indonesia 2026

WartaJakarta.com – Jakarta.

Dunia modeling Indonesia kembali menghadirkan panggung bagi talenta muda dari berbagai daerah melalui ajang *Model of Indonesia 2026* yang berlangsung pada 3–4 Oktober 2026 di Jakarta. Memasuki penyelenggaraan ke-8, kompetisi yang digelar oleh Festive Organizer ini diikuti sekitar 60 peserta dari berbagai wilayah Indonesia, sekaligus menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan kepercayaan diri.

Mengusung semangat “Road to Professional Models”, Model of Indonesia 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memberikan pengalaman bagi peserta untuk mengenal dunia modeling secara lebih luas. Para peserta mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan di bidang modeling, *photo shoot*, *catwalk*, hingga *runway*.

Peserta yang berasal dari berbagai daerah, di antaranya Jambi, Bali, Sumatera Utara, Bekasi, Kalimantan, Pontianak, hingga Sulawesi, menunjukkan bahwa potensi modeling Indonesia tumbuh dari beragam wilayah. Mereka berkompetisi dalam kategori Kids, Preteen, Teen, dan Dewasa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan karantina dan babak preliminary pada Sabtu, 3 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan dengan malam Grand Final pada Minggu, 4 Oktober 2026.

Di antara para peserta, dua talenta muda asal Gianyar, Bali, yakni Krishna Pradhita Yudha dan adiknya, Vidya Laksmi Radhika Yudha, berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Keduanya membawa pulang penghargaan dari kategori masing-masing dan menjadi representasi semangat anak-anak daerah dalam mengembangkan potensi diri.

Krishna Pradhita Yudha, Raih Icon Model of Indonesia 2026

Krishna Pradhita Yudha, siswa kelas V SD Negeri 2 Gianyar yang berusia 11 tahun, berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yaitu *Icon Model of Indonesia 2026* dan **The Best Photogenic Model of Indonesia 2026**.

Pencapaian tersebut menjadi langkah istimewa dalam perjalanan Krishna di dunia modeling. Menariknya, ia baru menekuni bidang ini sekitar enam bulan terakhir, tetapi telah menunjukkan keberanian dan kemampuan untuk bersaing di tingkat nasional.

Tak hanya memiliki minat di dunia fashion, Krishna juga dikenal sebagai atlet taekwondo yang telah mengumpulkan sejumlah prestasi. Salah satu pencapaiannya adalah meraih Juara 2 kategori Male Kyorugi Pra Cadet dalam Bali Taekwondo International Championship 2023.

Beberapa prestasi lainnya antara lain Juara 2 Kyorugi Male pada Kejuaraan Provinsi Taekwondo Piala Rektor UNHI 2022, Juara 1 kategori Children M-22 pada Kejuaraan Ngurah Harta Cup 2022, serta Juara 3 Kyorugi Pra Cadet Putra pada Gianyar Taekwondo Cup 2023.

Krishna juga meraih Juara 3 kategori Kyorugi Pra Cadet Male dalam Kejuaraan Nasional Taekwondo Wilayah 6 dan Open Bali Championship 2023, serta sejumlah prestasi lainnya di bidang olahraga tersebut.

Perjalanan Krishna memperlihatkan bahwa minat di bidang modeling dapat berjalan beriringan dengan olahraga. Melalui latihan, kedisiplinan, dan semangat untuk terus belajar, ia berupaya mengembangkan kemampuan di kedua bidang yang diminatinya.

Ke depan, Krishna berencana meningkatkan kemampuan modeling melalui latihan rutin sekaligus mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Taekwondo Kadisdikpora 2026 yang direncanakan berlangsung pada November 2026.

Ia juga berpeluang melangkah ke ajang modeling internasional dan dipersiapkan untuk mewakili Indonesia, dengan rencana tujuan Bangkok, Thailand, atau Malaysia sesuai informasi penyelenggara.

Vidya Laksmi Radhika Yudha, Grand Winner Kids Model of Indonesia 2026

Prestasi membanggakan juga diraih sang adik, Vidya Laksmi Radhika Yudha. Siswi kelas II SD Negeri 2 Gianyar berusia 7 tahun ini berhasil meraih gelar *Grand Winner Kids Model of Indonesia 2026* serta penghargaan favorit.

Berbeda dengan kakaknya yang baru menekuni modeling sekitar enam bulan, Vidya telah mengenal dunia modeling sejak usia 3 tahun. Pengalaman dan kecintaannya terhadap bidang tersebut menjadi bagian dari proses pengembangan bakat, kreativitas, serta kepercayaan dirinya.

Selain meraih gelar Grand Winner, Vidya juga memiliki sejumlah pengalaman dan prestasi di berbagai ajang modeling. Di antaranya Runner-up Moon Star Model Look National 2026 dan Juara 3 Duta Wastra Provina Sumedang dalam ajang Lippo Archipelagos International.

Vidya memiliki hobi modeling dan menari atau *dance*. Ia bercita-cita menjadi guru modeling sekaligus desainer, sebuah impian yang mencerminkan ketertarikannya terhadap dunia fashion dan kreativitas sejak usia dini.

Ke depan, Vidya akan terus mengasah kemampuan modeling, mengembangkan bakat menari, serta memperkuat kepercayaan dirinya melalui latihan dan berbagai kesempatan tampil.

Seperti halnya Krishna, Vidya juga dipersiapkan untuk memperoleh kesempatan mewakili Indonesia di ajang modeling internasional sesuai rencana dan informasi resmi penyelenggara.

Krishna dan Vidya saat ini terus mengasah kemampuan serta mengembangkan potensi diri di dunia Modeling melalui latihan di Devi Modeling Club (DMC) Cabang Ubud, di bawah bimbingan Coach Abi dan Miss Ciara. Dengan semangat, kedisiplinan, dan tekad untuk terus belajar, keduanya menjalani setiap proses latihan sebagai langkah untuk meningkatkan kepercayaan diri, mengasah keterampilan, serta mempersiapkan diri menjadi talenta muda yang berprestasi dan mampu bersinar di dunia Modeling.

Dukungan Keluarga Menjadi Bagian Penting Perjalanan Prestasi

Di balik pencapaian kedua anak tersebut, terdapat dukungan dan pendampingan orang tua, Budi Kusuma Yudha dan Ni Luh Putu Sunarini. Keduanya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas perkembangan serta prestasi yang telah diraih Krishna dan Vidya.

Bagi keluarga, penghargaan bukan semata-mata tentang piala maupun gelar juara. Lebih dari itu, setiap pencapaian merupakan bagian dari proses belajar, latihan, keberanian mencoba, kedisiplinan, kemandirian, dan pembentukan karakter anak.

Orang tua berharap Krishna dapat terus berkembang di bidang taekwondo dan modeling, menjadi pribadi yang disiplin, sportif, rendah hati, serta bertanggung jawab. Sementara itu, Vidya diharapkan semakin kreatif, percaya diri, berani berkarya, dan mampu mengejar cita-citanya di dunia modeling maupun desain.

Pendidikan, kesehatan, kebahagiaan, serta tumbuh kembang anak tetap menjadi prioritas utama keluarga. Dukungan juga diberikan kepada para guru, pelatih, pihak sekolah, dan semua pihak yang turut mendampingi perjalanan kedua anak tersebut,.Ujar nya Kepada WartaJakarta.

Dari Gianyar, Melangkah Menuju Panggung yang Lebih Luas

Keberhasilan Krishna dan Vidya di Model of Indonesia 2026 menjadi gambaran bahwa kesempatan untuk berkembang dapat hadir bagi anak-anak dari berbagai daerah. Dengan dukungan keluarga, pendidikan yang tetap terjaga, latihan yang konsisten, dan lingkungan yang positif, bakat anak dapat diarahkan menjadi pengalaman berharga untuk masa depan.

Kehadiran mereka juga memperlihatkan bahwa dunia modeling bukan hanya tentang penampilan di atas panggung, melainkan turut memberikan ruang bagi anak untuk belajar tentang keberanian, kedisiplinan, kreativitas, dan tanggung jawab.

Dengan prestasi yang telah diraih, Krishna dan Vidya kini memiliki kesempatan untuk terus mengembangkan potensi sekaligus mempersiapkan langkah berikutnya menuju panggung yang lebih luas.

Dari Gianyar, Bali, keduanya membawa harapan untuk terus belajar, berani bermimpi, tetap rendah hati, dan berkarya bagi keluarga, sekolah, daerah, serta Indonesia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Ragam