WartaJakarta.com – Jakarta
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Jakarta ke-499, One B JKT Festival sukses menghadirkan perpaduan hiburan, budaya, dan kreativitas dalam satu perayaan meriah yang berlangsung di One Belpark Mall, Minggu (21/6/2026).
Salah satu agenda yang paling menyita perhatian pengunjung adalah Lomba Baju Betawi & Runway, yang memberikan kesempatan bagi anak-anak hingga dewasa untuk tampil percaya diri sekaligus melestarikan budaya Betawi melalui balutan busana tradisional dengan sentuhan modern. Dengan biaya pendaftaran yang terjangkau, kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kecintaan terhadap budaya lokal.
Selain kompetisi busana, festival juga dimeriahkan dengan Fashion Show bertema Budaya Betawi, pertunjukan Lenong, atraksi Ondel-Ondel, tari tradisional, hingga beragam kuliner khas Betawi yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
One B JKT Festival membuktikan bahwa pelestarian budaya dapat dikemas secara kreatif, menarik, dan dekat dengan generasi muda. Kehadiran komunitas seni, pelaku budaya, serta masyarakat dalam satu ruang yang sama menciptakan suasana penuh kebersamaan sekaligus memperkuat identitas budaya Jakarta.
Di sela-sela kemeriahan acara, Warta Jakarta berkesempatan berbincang dengan salah satu peserta fashion show, Abigail Louisa, model cilik berbakat yang mulai menekuni dunia modeling sejak usia delapan tahun.
Abigail mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada dunia modeling berawal dari kekagumannya terhadap Bernadette Gwyneth, peraih gelar 1st Runner Up Indonesia Girl Junior 2025. Sosok tersebut menjadi inspirasinya untuk mengikuti sekolah modeling dan berbagai kompetisi.
“Aku terinspirasi dari Bernadette Gwyneth yang menjadi 1st Runner Up Indonesia Girl Junior 2025. Dari situ aku mulai ikut sekolah modeling sampai mengikuti berbagai lomba,” ujar Abigail.
Perjalanan yang dijalaninya membuahkan hasil manis. Kemenangan pertama yang diraihnya menjadi motivasi untuk terus berkembang dan berani tampil di depan umum.
“Waktu pertama kali menang aku senang sekali. Rasanya jadi semakin semangat dan lebih percaya diri untuk terus ikut modeling,” tuturnya.
Bagi Abigail, dunia modeling bukan hanya tentang meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter dan rasa percaya diri. Jika sebelumnya ia sering merasa gugup saat berbicara di depan banyak orang, kini ia mampu tampil lebih tenang dan yakin pada kemampuannya.
“Modeling membuat aku lebih percaya diri saat berkompetisi atau berbicara di depan orang banyak. Dulu aku sering grogi, sekarang jadi lebih berani,” katanya.
Berbagai prestasi telah berhasil diraih Abigail dan ia juga telah menjadi finalis di sejumlah ajang modeling nasional. Meski demikian, ia mengaku rasa gugup masih selalu hadir setiap kali mengikuti perlombaan, namun kini mampu dihadapinya dengan lebih baik.
Di balik kesibukannya sebagai model cilik, Abigail tetap menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama. Sang ibu menjelaskan bahwa seluruh aktivitas putrinya telah disusun secara teratur sehingga tetap seimbang antara belajar dan mengembangkan bakat.
“Abigail mengikuti les bahasa Inggris, vokal, dance, pelajaran sekolah, serta modeling. Dari Senin sampai Minggu memang hampir penuh dengan kegiatan, tetapi semuanya sudah diatur agar tetap seimbang,” ujar sang ibu.
Saat ini, Abigail tengah mempersiapkan diri menghadapi babak final Face of Indonesia 2026 kategori Kids yang akan berlangsung di BSD, Tangerang. Dari peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, hanya 20 finalis yang berhasil lolos dan akan menjalani karantina selama tiga hari sebelum malam puncak.
“Nanti akan ada pembekalan, sesi foto, dan berbagai kegiatan lainnya sebelum grand final,” jelas sang ibu.
Ajang tersebut menjadi peluang besar bagi Abigail untuk melangkah ke tingkat internasional. Tiga pemenang terbaik akan memperoleh kesempatan mewakili Indonesia dalam kompetisi Face of Asia yang akan diselenggarakan di Korea Selatan.
Dengan semangat, disiplin, dan dukungan keluarga, Abigail Louisa menjadi contoh bahwa dunia modeling tidak hanya mengasah penampilan, tetapi juga membentuk karakter, keberanian, serta rasa percaya diri sejak usia dini. Kehadirannya di One B JKT Festival 2026 menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia untuk terus mengembangkan potensi sekaligus bangga membawa nama bangsa di panggung yang lebih luas.