Connect with us

Gaya Hidup

Bukan Sekadar Terlihat Lebih Muda, SCITON Dorong Paradigma Baru: Timeless Beauty dan Healthy Aging

WartaJakarta.com – Jakarta
Dunia kecantikan dan estetika kini tidak lagi semata-mata berbicara tentang bagaimana seseorang dapat terlihat lebih muda. Perkembangannya mulai bergerak ke arah yang lebih personal: bagaimana teknologi, pengalaman klinis, dan pemahaman terhadap kebutuhan individu dapat berjalan beriringan untuk menghasilkan perawatan yang tetap natural dan sesuai karakter setiap orang.

Semangat inilah yang terasa dalam SCITON Presents “The Art of Timeless Beauty”,   yang menjadi bagian dari ARUNA International Summit 2026, Jumat ( 4/9) di Raffles Hotel Jakarta . Mengusung perspektif mengenai masa depan estetika, kegiatan ini mempertemukan tiga sudut pandang berbeda—figur publik, dokter, dan pemimpin teknologi—untuk membicarakan bagaimana definisi kecantikan terus berkembang.

Kehadiran Diana Pungky, Dr. Tae Jo Kang, serta Mr. Joshua Kim memberikan warna tersendiri dalam diskusi tersebut. Ketiganya membawa pengalaman yang berbeda, namun memiliki benang merah yang sama: kecantikan masa kini semakin mengarah pada hasil yang natural, berkualitas, personal, serta mampu mempertahankan karakter seseorang.

Salah satu gagasan menarik yang muncul adalah perubahan paradigma dari “anti-aging” menuju “healthy aging”. Artinya, proses bertambahnya usia tidak selalu harus dilawan. Yang lebih penting adalah bagaimana seseorang tetap dapat merawat diri, menjaga kualitas kulit, dan tampil percaya diri tanpa kehilangan identitas maupun karakter alaminya.

Teknologi Bukan Sekadar Alat

Hal menarik lainnya adalah bagaimana SCITON menempatkan teknologi bukan sekadar sebagai perangkat dalam sebuah treatment, melainkan sebagai bagian dari perjalanan personal pasien.

Melalui teknologi seperti BBL dan MOXI, pembahasan diarahkan pada bagaimana inovasi dapat mendukung pendekatan treatment yang lebih presisi, fleksibel, dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.

Di sinilah pengalaman klinis dokter menjadi sangat penting. Teknologi yang semakin canggih tetap membutuhkan pemahaman mengenai kondisi pasien, tujuan perawatan, ekspektasi, hingga hasil yang ingin dicapai.

Dengan demikian, masa depan estetika bukan hanya mengenai “treatment apa yang bisa dilakukan?”, tetapi berkembang menjadi pertanyaan yang lebih mendasar:

Apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh pasien?”

Perubahan cara berpikir tersebut membuat treatment tidak lagi dipandang hanya sebagai sebuah prosedur, tetapi sebagai personalized journey.

Beauty Is No Longer About Becoming Someone Else

Pesan yang menurut saya paling kuat dari keseluruhan konsep The Art of Timeless Beauty adalah bahwa kecantikan tidak harus berarti mengubah seseorang menjadi sosok yang berbeda.

Justru sebaliknya, kecantikan modern semakin menekankan bagaimana seseorang dapat mempertahankan karakter, meningkatkan kualitas diri, dan menonjolkan keunikan yang sudah dimiliki.

Karena itu, konsep timeless beauty menjadi relevan. Menjadi timeless bukan berarti menghentikan waktu atau menolak proses penuaan, melainkan memahami bagaimana seseorang dapat terus merawat dirinya di setiap fase kehidupan.

Pada akhirnya, kecantikan bukan hanya persoalan wajah, kulit, atau penampilan. Ada unsur kesehatan, kepercayaan diri, teknologi, pengalaman dokter, serta penerimaan terhadap diri sendiri.

 

 

Pesan tersebut terangkum dengan sangat baik melalui filosofi:

“Because timeless beauty isn’t about looking younger. It’s about looking and feeling like yourself, at your very best.”

Konsep ini membuat The Art of Timeless Beauty memiliki nilai lebih dari sekadar agenda industri kecantikan. Ia menjadi sebuah percakapan tentang bagaimana manusia memandang waktu, perubahan, teknologi, dan dirinya sendiri di masa depan.

Kecantikan tidak harus menghapus usia. Kecantikan adalah tentang bagaimana tetap menjadi diri sendiri, terlihat natural, merasa percaya diri, dan menjadi versi terbaik dari diri kita di setiap tahapan kehidupan.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Gaya Hidup