" > Drum Gemes, Sarana Kesehatan di Masa Covid Bernilai Seni – WARTAJAKARTA.com
Connect with us

Ekonomi

Drum Gemes, Sarana Kesehatan di Masa Covid Bernilai Seni

Drum Gemas, karya Ironkingcreation

JAKARTA – Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization / WHO) dan pemerintah di seluruh dunia telah menetapkan corona virus disease (Covid) 19 sebagai pandemi. Berbagai cara pun dilakukan untuk mencegah penularan, salah satunya adalah dengan cara mencuci tangan pakai sabun. Kebersihan tangan penting untuk diperhatikan di tengah pandemi, pasalnya virus bisa menular melalui tangan yang terkontaminasi.

Agar kegiatan mencuci tangan mudah dilakukan, pemerintah bahkan mengajak warga untuk ikut membuat tempat cuci tangan di area publik. Tidak perlu harus merogoh kantong dalam-dalam, membuat tempat cuci tangan bisa dilakukan dengan mudah dengan biaya murah.

­

Kondisi inilah yang akhirnya menginspirasi Fendy Hidayat, entrepreneur muda Indonesia untuk menyulap drum bekas menjadi tempat cuci tangan yang memiliki estetika bernilai seni tinggi.

“Karya ini kami beri nama Drum Gemas (Gerakan Masyarakat Sehat). Drum – drum bekas tersebut tidak sembarangan kami rancang menjadi tempat cuci tangan. Selain fungsional, tapi kami juga mempertimbangkan dari segi kenyamanan dan keindahan atau seni. Karena, sebagian besar konsumennya adalah perkantoran, cafe, restoran, dan ada juga beberapa dari rumah tangga,” ucap Fendy Hidayat, Direktur Utama Ironkingcreation.

Fendy menjelaskan, terdapat dua jenis Drum Gemas, yakni Drum Gemas yang bisa dipasang secara portable dari drum oli berkapasitas 200 liter yang dipadukan dengan keran air lengkap dengan bak cuci, dudukan sabun, dan dudukan tisu. Sementara di bagian bawah terdapat penampung air gentong berkapasitas 25 liter yang berfungsi sebagai penampung air sabun.

“Sistem air harus terhubung dengan kran air atau sumber air terdekat. Untuk kategori yang pertama ini konsumen bisa free stiker logo, warna bebas keinginan,” kata Fendy.

Sementara jenis yang kedua, sambung Fendy, di bagian atas dilengkapi tong kecil berkapasitas 25 liter yang berfungsi sebagai penampung air bersih. Begitu juga di bagian dalam / bawah juga terdapat tong berkapasitas 25 liter untuk menampung air pembuangan / air sabun.

Khusus Drum Gemas yang kedua ini, sambung Fendy, pihaknya akan membuat gambar mural, kartun, atau gambar yang diinginkan oleh konsumen.

“Untuk kelebihannya, konsumen tidak perlu instalasi pipa untuk mengambil air, cukup dari gentong yang ada di bagian atas, yang bisa diisi secara manual,” tutur Fendy.

Fendy menyampaikan, kendati fasilitas kesehatan tersebut di-design secara baik dan memiliki nilai seni, namun untuk harga masih cukup terjangkau, yakni Rp 1 jutaan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Ekonomi