Connect with us

Nasional

ETOS : Ada Politisi Di Belakang Bisnis Haram FS

Wartajakarta.com-Dalam keterangan persnya, Kamis 18/8/2022 di Manado Sulawesi Utara, Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute Iskndarsyah mensinyalir adanya oknum politisi dibelakang FS (Mantan Kadiv Propam Mabes Polri).

Buat saya tak mungkin seorang FS melakukan ini tanpa merasa ada backup dari politisi, kita lihat saja sama-sama nantinya ujung perkara ini sampai akhir kata Iskandar kepada awak media.

Dengan gaya santainya Mas Is (Panggilan akrab Iskandarsyah), saya yakin sekali bahwa endingnya ada politisi dibelakang beliau selama ini, apalagi ini merambat kepada bisnis-bisnis haram yang mulai mencuak ke publik,
Hari ini politisi nya sedang tiarap dan mengatur strategi supaya selamat dan tidak terbawa-bawa kata Iskandar tersenyum.

Jangan semua dilimpahkan kesalahan kepada FS semua, oke lah kasus terhadap tewasnya Brigadir J, hanya itu, kata Iskandar kembali.

Tapi kalau dibongkar terkait keterlibatannya di bisnis panas di republik ini tak mungkin tak ada politisi besar disini yang juga ikut terlibat.

Saya tak menuduh tapi buat saya tak fair kalau FS terus disudutkan dengan kasus-kasus lain,
Politisi nya aja suruh ngaku yang selama ini menggunakan FS sebagai tamengnya,
Jangan sudah ramai begini mabur semua kata Iskandar lagi.

Kekuatan hukum dan kekuatan politik buat saya sudah cukup melindungi bisnis haram di negeri ini,
Dan itu sudah lama terjadi di negeri ini, jadi jangan tutup mata tutup telinga lah.

Ya judi, prostitusi, narkoba dan semua yang aneh-aneh, pasti dua kekuatan ini yang mampu menjaganya.

Jadi tak perlu jadi malaikat palsu lagi di negeri ini.

Rakyat sudah paham kok, publik sudah cerdas, jadi jangan lah dikecoh sama hal-hal yang aneh,
Sudahlah mengaku siapa-siapa politisi dibelakang FS, jadi jangan FS terus yang dijadikan bemper mereka,
Mereka (Politisi) suka juga kok bisnis haram.

Mari kita lihat kasus ini sampai tuntas, apabila ada rentetan ke arah bisnis yang disebut-sebut di media, saya yakinkan politisi kita ada yang terlibat kata Iskandar mengakhiri wawancaranya

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

More in Nasional