Connect with us

Nasional

“Malari 1974 dan Arah Demokrasi Indonesia Saat Ini”,Tema Diskusi Perkumpulan Penulis Satupena

Wartajakarta.com- Perkumpulan Penulis Indonesia, SATUPENA, akan mengadakan diskusi bertema Malari 1974 dan Arah Demokrasi Kita Kini.

Obrolan Hati Pena #118 tentang Malari 1974 itu akan berlangsung di Jakarta, pada Kamis malam, 18 Januari 2024, pukul 19.00-21.00 WIB.

Pembicara pada diskusi Malari 1974 itu adalah Zainal C. Airlangga, peneliti sejarah dan aktivis Indemo. Diskusi itu akan dipandu oleh Anick HT dan Swary Utami Dewi.

Panitia webinar menyatakan, Malari 1974 berkaitan dengan peristiwa 15 Januari 1974, ketika Perdana Menteri Jepang, Kakuei Tanaka berkunjung ke Indonesia.

Momentum kunjungan ini dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk melakukan demonstrasi, memprotes korupsi, harga-harga yang tinggi, dan ketidaksetaraan investasi asing.

Demonstrasi itu berujung kerusuhan. Sebelas pengunjuk rasa terbunuh dan ratusan mobil dan bangunan hancur.

Orde Baru kemudian menyebutnya dengan istilah stigmatik: Malapetaka Limabelas Januari, alias Malari. Bagi Orde Baru, Malari adalah amuk, huru hara, kerusuhan.

Bagi aktivis mahasiswa dan penggerak demokrasi, peristiwa 15 Januari 1974 adalah momentum perlawanan terhadap kesewenangan rezim otoriter.

Penanda dari bangkitnya suara lain di tengah carut marutnya tata ekonomi dan ketidakadilan sosial. Meski otoritarianisme terus berlanjut dan semakin represif, Peristiwa Malari berpengaruh pada perubahan signifikan kebijakan Orde Baru saat itu.

Setiap zaman memiliki momentumnya, namun nilai perjuangan bisa ditarik garis merahnya. Saat ini, bagi sebagian orang, demokrasi sedang dalam ancaman pembajakan oleh segelintir kelompok.

Carut marut pertarungan politik menjelang Pemilu 2024 meluas menjadi perdebatan tentang persoalan-persoalan mendasar negeri ini: masihkah kita setia pada rel demokrasi yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat?

Masihkah Pancasila dan Konstitusi diterjemahkan sejalan dengan cita-cita awal berdirinya negeri ini? Benarkah demokrasi sedang dibajak? Dikangkangi kepentingan politik praktis sesaat?

Acara diskusi ini bisa diikuti di link zoom: https:// s.id/hatipena118. Juga bisa melalui livestreaming: Youtube Channel, Hati Pena TV. Selain itu, lewat Facebook Channel: Perkumpulan Penulis Indonesia – Satupena. Disediakan sertifikat bagi yang membutuhkan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

More in Nasional