Connect with us

Nasional

Menuju Masa Tenang , AZIZAH Paslon 02 Dari Balon Walkot Tangerang Selatan Siap Amankan Suara

WartaJakarta.com-Tangerang Selatan

Di Awal Bulan Desember yang semakin  dekat menuju pesta demokarasi Pemilihan Kepala Daerah  Serentak untuk periode berikutnya.

Salah satu kandidat dari Beberapa Balon Kepala Daerah Tangsel yaitu Calon Walikota Tangerang Selatan Siti Nurazizah  berkesempatan mengadakan makan siang  sekaligus bersilaturahmi  dan juga sharing jumpa pers dengan wartawan Lokal dan Nasional.

Jumpa pers ini  sekaligus menjadi penutup masa kampanye Pilkada Tangerang selatan yang berakhir besok
pada 5 Desember 2020.

Diakhir masa kampanye ini, sebagai calon dengan lompatan elektabilitas dan popularitas  tertinggi, Siti Nurazizah mensyukuri perjalanannya “ngampung” bisa mengenal dan bertemu masyarakat Tangsel mendengar keluhan dan aspirasi mereka.

Ia juga menghaturkan terimakasih kepada masyarakat, tokoh-tokoh nasional termasuk ayahandanya Ma’ruf amin, Presiden ke -6 Susilo Bambang Yudhoyono, serta Ketua Umum
Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono yang telah memberikan dukungan dalam  perjuangannya di Pilkada Tangerang Selatan.

Siti Nurazizah juga menekankan bahwa pekerjaan belum selesai. Usai masa kampanye, adalah waktunya mengamankan dukungan di kertas suara.

Saat ini, paslon 02 fokus untuk
mengamankan suara serta memastikan warga Tangsel minim golput, dan pemilu berjalan  bersih, jujur dan adil.

Elektabilitas dan popularitas Siti Nurazizah kian menanjak, merupakan bukti bahwa  masyarakat Tangerang Selatan haus akan pemimpin baru yang membawa perubahan di  Tangerang Selatan.

Utamanya untuk mengatasi segala permasalahan ketimpangan sosial
yang menjadi isu sistemik yang tak terselesaikan di Tangerang Selatan.

Siti Nurazizah sebagai penantang baru, dengan perspektif baru terhadap masalah menjadi jawaban untuk
keinginan masyarakat Tangsel tersebut,ujar Siti Nurazizah kepada WartaJakarta , Sabtu ( 5/12 ) 2020 di Jakarta.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

More in Nasional