Wartajakarta.com– Primaya Hospital Group resmi membuka Primaya Rajawali Hospital, menandai transformasi dari RS Rajawali menjadi fasilitas layanan kesehatan terintegrasi berbasis Center of Excellence (layanan unggulan) di Bandung. Pendekatan ini memungkinkan penanganan pasien secara multidisiplin dengan standar klinis yang lebih terukur. Rumah sakit ini memiliki berbagai layanan unggulan, antara lain Oncology Center, Mother & Child Center dan Trauma Center, dan akan mengembangkan Heart & Vascular Center, Brain & Neuro Center, hingga Urology & Nephrology Center.
Transformasi Primaya Rajawali Hospital menjadi semakin relevan di tengah meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan di Bandung, khususnya pada penanganan penyakit tidak menular seperti kanker dan jantung yang terus menunjukkan tren peningkatan seiring perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan.
Berdasarkan data program inovasi kesehatan dan surveilans lokal, Provinsi Jawa Barat mencatat jumlah kasus kanker terbesar di Indonesia, mencapai 156.977 kasus. Di sisi lain, data Kementerian Kesehatan RI tahun 2025 menunjukkan prevalensi penyakit jantung di Jawa Barat berada pada peringkat ke-4 tertinggi secara nasional.
Menjawab kebutuhan tersebut, Primaya Rajawali Hospital menghadirkan layanan unggulan melalui Oncology Center serta Heart & Vascular Center, dengan terapi seperti imunoterapi dan kemoterapi untuk penanganan kanker, serta layanan diagnostik dan penanganan penyakit jantung.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, S.E yang turut hadir dalam Grand Opening Primaya Rajawali Hospital menyampaikan bahwa indeks kepuasan pasien terhadap layanan kesehatan di Kota Bandung saat ini telah mencapai 85 persen. “Kami berharap kehadiran Primaya Rajawali Hospital dapat membantu meningkatkan capaian tersebut. Kehadiran fasilitas kesehatan dengan layanan terintegrasi dan berbasis teknologi seperti ini diharapkan dapat memperluas akses layanan yang cepat, tepat, dan berkualitas bagi masyarakat Bandung,” ujarnya.
Mengusung tema “Commitment to Excellence, Compassion in Care”, Primaya Rajawali Hospital menekankan keseimbangan antara keunggulan klinis dan pendekatan empati dalam pelayanan. Hal ini diwujudkan melalui penguatan sistem, teknologi, serta standar operasional yang berorientasi pada patient-centered care.
CEO Primaya Hospital Group, Leona A. Karnali, CFA, FRM menegaskan bahwa transformasi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas dan inklusif di Jawa Barat khususnya Bandung. “Kami tidak hanya mengubah nama, tetapi mengembangkan rumah sakit berbasis layanan unggulan dengan peningkatan menyeluruh pada sistem layanan, teknologi, dan standar klinis, sehingga pasien dapat memperoleh penanganan yang berkualitas dan sesuai kebutuhan,” tegasnya.
Dari sisi fasilitas, Primaya Rajawali Hospital memiliki 20 poliklinik, kapasitas 102 tempat tidur, termasuk layanan intensif seperti ICU, NICU, PICU, dan HCU, serta didukung oleh 36 dokter spesialis dan subspesialis. Rumah sakit ini juga dilengkapi teknologi medis modern seperti endoskopi, untuk mendukung diagnosis dan tindakan yang lebih presisi, termasuk pengembangan layanan bedah minimal invasif dan diagnostik lanjutan.
Direktur Primaya Rajawali Hospital, dr. Budiyanto, MARS menjelaskan bahwa transformasi dilakukan secara menyeluruh, mencakup sistem layanan hingga pengalaman pasien. “Kami mengimplementasikan digitalisasi melalui Electronic Medical Record, standardisasi clinical pathway berbasis evidence, serta penguatan budaya patient-centered care. Selain itu, kami juga menghadirkan Primaya App dan sistem rujukan internal antar jaringan, sehingga pasien dapat memperoleh second opinion tanpa perlu berpindah fasilitas,” jelasnya.
Selama masa pembukaan, Primaya Rajawali Hospital menghadirkan berbagai penawaran menarik, termasuk potongan 50% untuk konsultasi dokter spesialis serta paket skrining kesehatan seharga Rp 299.000 hingga 30 Juni 2026. Paket ini mencakup skrining kanker (pemeriksaan darah lengkap, urine, rontgen thorax + USG mammae gratis) serta skrining jantung (pemeriksaan darah lengkap, urine, rontgen thorax + EKG gratis).
“Primaya Rajawali Hospital juga berkomitmen menghadirkan layanan kesehatan yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, dengan menjalin kerja sama bersama berbagai mitra penjaminan, mulai dari perusahaan, asuransi, BPJS Kesehatan, hingga BPJS Ketenagakerjaan. Harapan kami, kehadiran Primaya Rajawali Hospital merupakan solusi dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat,” tutup Leona A. Karnali.