Wartajakarta.com- Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Relawan Jokowi Bergerak, Senin 17 Juli 2023 melakukan aksi di depan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI di Jakarta. Tampak sejumlah massa tersebut terlihat membentangkan spanduk bertulisan, “Periksa Ketum Partai NasDem dan Terduga Orang Terlibat Kasus Korupsi BTS. Jangan Bawa-Bawa Nama Kaesang”
Dalam Orasinya, Korlap Feri meminta dengan tegas agar Kejagung jangan terpancing isu yang melibatkan Kaesang dalam gurita korupsi BTS di Kemenkominfo tersebut
“Yang jelas-jelas aja tuh, tolong proses Pak Jaksa Agung. Yang pasti Eks Menkominfo Johnny G Plate yang sudah tersangka adalah Sekjen Partai NasDem. Kami minta usut aliran dana 8 Trilyun ini yang kemungkinan diduga mengalir ke pengurus Partai NasDem. Untuk itu perlu diperiksa Ketua Umum Partai NasDem,” ujar Feri
“Untuk itu, Kejagung harus ungkap seterang-terang nya agar tidak memunculkan isu-isu atau bola liar, yang akhirnya muncul berita Hoax tentang orang-orang yang terlibat, salah satunya menyeret nama Kaesang” tambahnya
“Jangan jauh-jauh isu yang bilang ada aliran ke Kaesang, ini bisa merusak citra Pak Jokowi di akhir-akhir jabatannya” ujar Feri lagi
Sementara itu Syafrudin Budiman Ketua Relawan Barisan Pembaharuan juga mendesak Kejaksaan Agung untuk mengusut tuntas korupsi BTS sampai tuntas. Dimana harus diperiksa semua orang yang diduga terlibat dan kemana saja aliran dana mengalir.
“Kami menduga ada tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang mengalir ke banyak pihak. Termasuk bisa saja mengalir ke rekening atau orang internal Partai NasDem, sebab Johnny G Plate saat itu menjabat Sekjen Partai NasDem,” jelasnya.
Gus Din sapaan akrabnya meminta Kejaksaan Agung mengungkap kemana aliran dana kerugian negara 8 Trilyun. Kenapa belum terungkap semua aliran dana tersebut, bukan hanya sebatas suap menyuap atau gratifikasi yang mengalir ke tersangka Johny G Plate?
“Ini uang 8 Trilyun kemana aja, dibagi kemana saja, siapa yang terima dan untuk siapa saja. Untuk itu kami mendesak pimpinan Partai NasDem diperiksa baik itu Surya Paloh sebagai Ketua Umum dan Bendahara Umum,” tandas Gus Din dalam orasinya.