Connect with us

Nasional

Relawan Sagantara Adakan Seminar Bertemakan“Hidup Sukses & Bahagia dengan Wirausaha di Pedesaan”

Wartajakarta.com-Indonesia, merupakan salah satu negara tropis yang dikaruniai keaneka ragaman hayati dengan energi matahari dan curah hujan yang berlimpah sepanjang tahun. Kondisi alam tropis tersebut memungkinkan kegiatan pertanian & perkebunan di Indonesia untuk berproduksi sepanjang tahun dengan komoditas beragam serta menggunakan masukan energi yang lebih rendah dibandingkan dengan pertanian negara subtropis.


Namun saat ini petani Indonesia masih merasakan ketidak berdayaan. Petani tidak lagi memegang peran sebagai penghasil dan pencipta dalam setiap tahapan kegiatan bertani, namun justru dimanfaatkan tak lebih hanya sebagai pekerja konsumen. Untuk mensejahterakan para petani harus diberikan pemahaman tentang cara bertani atau berternak yang baik agar lebih menguntungkan dan meningkatkan kesejahteraannya.

Untuk itu melalui relawan SAGANTARA pada hari Sabtu 9/9/ 2023 bertempat di Rumah Aspirasi Relawan Ganjar Pranowo Presiden 2024 Jl:Diponegoro No 72 Menteng ,Jakarta Pusat mengadakan seminar yang bertemakan “Hidup Sukses & Bahagia dengan Wirausaha di Pedesaan” melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pedesaan dengan Pola UKM Berbasis pada “Smart Integrated Farming System” Sebagai Nara sumber dari seminar tersebut Drh. I Wayan Wiryawan, seorang Praktisi dibidang Industri Peternakan dan sekaligus sebagai Ketua Umum SAGANTARA.

Dalam paparannya Wayan Wiryawan mengatakan,’’Indonesia selain dianugrahi bentang alam yang indah, juga dianugrahi keberagaman hayati. Salah satu dari beragamnya sumber hayati yang dapat dijadikan sebagai pilihan bahan makanan pokok adalah sorgum. Dimana sorgum sebagai salah satu bahan pangan yang cukup kaya akan kandungan nutrisi dengan kadar glikemik rendah, sangat baik sebagai pengganti beras dan gandum.

Biji sorgum cukup kaya akan nutrisi, selain protein dan karbohidrat, seperti cukup kaya akan kandungan Niasin, Thiamin, Vitamin B6, juga Zat Besi, dan Mangan. Bahkan, kandungan protein, vitamin, dan mineralnya lebih tinggi dari pada beras. Secara keseluruhan, nutrisi sorgum mirip dengan nutrisi havermut yang banyak ditemukan pada oatmeal.

Wayan Wiryawan mengajak masyarakat untuk kembali ke desa, mulai usaha yang bisa dinikmati untuk hari tua dengan mengembangkan usaha peternakan dan perkebunan/pertanian terintegrasi sesuai kearifan lokal, seperti beternak ayam petelur atau beternak kambing atau beternak babi diintegrasikan dengan bertani menanam sorgum, jagung atau buah-buahan, karena ini sangat menjanjikan untuk meningkatkan pendapat ekonomi masyarakat yang tinggal di Pedesaan.

Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Pedesaan dengan Pola UKM Berbasis “Smart Integrated Farming System” kalau bisa dijalankan dengan baik, kemudian menjadi program yang sifatnya Nasional bukan tidak mungkin ini menjadi bagian dari upaya menggerakan perekonomian, dimana desa menjadi sentra sumber pertumbuhan ekonomi Nasional.

Wayan Wiryawan dalam pemaparannya menyampaikan bahwa program ini disamping bertujuan jangka pendek untuk meningkatkan pendapatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, juga menjadi program jangka panjang untuk tujuan memastikan Indonesia punya kedaulatan pangan dan menjadikan Indonesia menjadi salah satu lumbung pangan dunia dimasa depan.

Semoga seminar yang diselenggarakan oleh SAGANTARA bekerjasama dengan TKRPP PDI Perjuangan, dapat bermanfaat menggugah semangat masyarakat, terutama dari kalangan generasi baby bomber dan generasi millennial untuk bersemangat mengembangkan usaha pertanian terpadu di Pedesaan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

More in Nasional