Wartajakarta.com-KOTA BATU — Perhelatan Rembug Paripurna KTNA Nasional 2026 yang diselenggarakan bersamaan dengan Agro Expo KTNA pada 18 hingga 21 September 2026 di Kota Batu, Jawa Timur, menjadi momentum konsolidasi penting bagi Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dari seluruh pelosok tanah air.
Pengurus KTNA Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Roni, menyampaikan keberadaannya di Kota Batu bersama rombongan kontingen KTNA Provinsi Kalimantan Timur. Delegasi Kaltim hadir membawa 20 orang lebih peserta yang terdiri dari pengurus provinsi hingga perwakilan dari 10 kabupaten/kota.
“Kami hadir bersama pengurus KTNA Provinsi Kaltim dan perwakilan dari 10 kabupaten/kota se-Kaltim dengan jumlah sekitar 20 orang lebih,” ujar Roni saat ditemui di lokasi acara.
Apresiasi Kepemimpinan dan Harapan KTNA Kaltim
Roni memberikan penilaian positif terhadap kepemimpinan kepengurusan KTNA Nasional sebelumnya di bawah kepemimpinan M. Sofyan Noor (Pak Haji Ucup) yang juga berasal dari Kalimantan Timur. Menurutnya, berbagai agenda nasional seperti Pekan Nasional (PENAS) di Gorontalo dapat berjalan dengan sukses dan menjadi motor penggerak organisasi.
Oleh karena itu, masyarakat dan pengurus KTNA dari Kalimantan Timur berharap kepemimpinan yang berdedikasi tersebut dapat terus berlanjut untuk periode mendatang.
Dorong Pemerataan Pupuk Bersubsidi dan Peran Lembaga
Roni juga menyoroti tantangan nyata yang dihadapi para petani di lapangan, khususnya terkait pemerataan distribusi pupuk bersubsidi. Meskipun terdapat kendala ketersediaan di beberapa daerah, semangat para petani untuk terus berproduksi tidak pernah surut.
“Walaupun pupuk bersubsidi terkadang sulit didapat, petani tetap tidak berkecil hati dan terus menjalankan usaha taninya dengan baik. Namun, kami sangat berharap dukungan pemerintah agar alokasi pupuk bersubsidi dapat dibagikan secara lebih merata,” tambahnya.
KTNA Wadah Pemersatu dan Penguat Teknologi
Mengakhiri pernyataannya, Roni berharap KTNA ke depan semakin solid sebagai wadah perjuangan petani dan nelayan. KTNA diharapkan dapat terus menjembatani kebutuhan anggota di tingkat daerah hingga nasional, serta mendorong penyebarluasan teknologi pertanian terbaru ke seluruh wilayah Indonesia.