Connect with us

Nasional

Presiden Jokowi Tidak Pernah Memberikan Sinyal Resmi dan Restu Kepada Capres Tertentu

Wartajakarta.com-Banyaknya berita yang beredar bahwa Presiden Jokowi telah memberikan sinyal resmi dan restu kepada Capres tertentu itu dibantah oleh Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) sekaligus Penanggungjawab Deklarasi Setia Tegak Lurus 2024 Bersama Jokowi,Silfester Matutina,S.H.

Silfester menegaskan bahwa isu tersebut tidak benar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan karena hanya opini yang digiring oleh pihak tertentu “Baru minggu lalu tepatnya Sabtu siang , 5 November 2022 kami sekitar 25 pimpinan organisasi Relawan bertemu Presiden di Istana, Bogor.

Dalam pertemuan tersebut Presiden hanya menyinggung sedikit masalah Pencapresan 2024 dan lebih banyak bicara mengenai agenda kebangsaan yang lebih penting daripada sekedar pencapresan yang setahun lagi baru bisa pendaftaran ke KPU 19 Oktober-25 November 2023 nanti.

Presiden hanya bercerita singkat bahwa dalam pertemuan pertemuan Beliau dengan Ketum Ketum Partai hanya sempat dibahas bahwa koalisi pendukung Capres masih tarik menarik,masih cair sekali,jadi belum bisa disimpulkan Koalisi Partai mana saja yang sudah siap dan final mendukung Capres.

Selebihnya lebih banyak Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan pimpinan relawan itu menjelaskan mengenai pentingnya persatuan dan gotongroyong dalam menghadapi Perekonomian dunia yang sedang menuju resesi, suksesnya KTT G20 dan Pembangunan IKN, kewaspadaan terhadap mulai meningginya Covid 19 dan pentingnya relawan membantu, mendampingi dan mensosialisasikan kinerja dan program pemerintah serta menyerap aspirasi dan keadaan di masyarakat” Ungkap silfester

Silfester juga menjelaskan dalam pertemuan tersebut Presiden tidak menyuruh relawan untuk melakukan manuver politik dengan dukung mendukung Capres tertentu dan kami para Ketua umum Organ yang hadir saat itu juga sepakat tetap Setia dan Tegak Lurus 2024 Tunggu Komando Presiden Jokowi.

Silfester mengingatkan kepada para Capres dan Ketum Partai untuk tidak kegeeran bagi yang merasa didukung Pak Jokowi atau bagi yang merasa tidak didukung menjadi galau bahkan ada yang kebakaran jenggot dan panik menyerang Pak Jokowi, padahal Presiden Jokowi sendiri santai saja mengenai Pencapresan dan lebih fokus mengurus hal hal yang penting menyangkut bangsa dan negara.

Sebagai anak bangsa kami menyesalkan manuver Ketum Partai dan Capres yang mulai menyerang kesana kemari termasuk ke Presiden Jokowi hanya karena seolah olah nama capres nya tidak di dukung Pak Jokowi.

Silfester menyampaikan Satu hal yang harus diingat dan diketahui Pak Jokowi itu punya peranan yang sangat besar untuk memenangkan Capres maupun Pileg.Factor Jokowi itu sangat signifikan. Saran saya “lebih baik Capres dan Partai pendukungnya fokus turun urusin nasib rakyat hingga akhirnya mendapat simpati rakyat, daripada sibuk menyerang Presiden Jokowi yang malah nantinya akan menurunkan elektabilitas mereka di mata rakyat”.

Diakhir wawancara dengan awak media melalui telpon selular Silfester menceritakan juga bahwa setelah pertemuan selama 2,5 jam dengan 25 pimpinan relawan berakhir dan bubar, Silfester diterima sendirian berdiskusi berdua dengan Presiden Jokowi selama 30 menit di Ruang Kerja Kepresidenan di Istana Bogor
“Dalam diskusi berdua bersama Presiden,kami berdiskusi mengenai strategi serta program untuk meningkatkan kedatangan Wisatawan ke Indonesia supaya bisa menjadi nomer 1 di Asean mengalahkan Thailand Singapura dan Malaysia.

Serta dibahas juga pentingnya pembuatan Aplikasi Cargo Nusantara, yaitu sistem dan pengelolaan terpadu pemasaran angkutah Cargo gabungan dari beberapa Perusahaan Transportasi BUMN baik Udara,Laut dan Darat hingga mampu melayani jasa Cargo untuk masyarakat dengan efisien dan murah serta meningkatkan pemasukan untuk negara, hal tersebut Silfester sampaikan ke Presiden karena pernah memiliki pengalaman berbisnis di bidang Penerbangan,Travel dan Cargo.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

More in Nasional